,

Pimpinan KPK Ditemui 3 Anggota Tim Independen

HARIANACEH.co.id — Tiga anggota Tim konsultatif Independen atau Tim 9 bentukan Presiden Joko Widodo menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi. Mereka adalah Bambang Widodo Umar, Hikmahanto Juwana dan Jimly Asshiddiqie.

“Kami diundang pimpinan KPK untuk membahas perkembangan terkini masalah KPK-Polri,” ujar Jimly saat tiba di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (3/2/2015).

Saat tiba, Bambang dan Hikmahanto datang bersamaan sekitar pukul 16.12 WIB dan disusul kemudian Jimly yang hadir sekitar pukul 16.15 WIB. Ketiga tokoh itu langsung masuk ke dalam gedung buat langsung bertemu pimpinan.

Tim Independen yang beranggotakan sembilan orang ini dibentuk presiden untuk membantu mencari penyelesaian kisruh KPK-Polri. Sebelumnya, tim yang diketuai Ahmad Syafii Maarif ini sudah memberikan rekomendasi kepada Presiden Joko Widodo. Rekomendasi mereka tertuang dalam lima butir:

a. Presiden seyogyanya memberi kepastian terhadap siapapun penegak hukum yang berstatus tersangka untuk mengundurkan diri dari jabatannya atau tidak menduduki jabatan selama berstatus sebagai tersangka demi menjaga marwah institusi penegak hukum baik Polri maupun KPK;

b. Presiden seyogyanya tidak melantikcalon Kapolri dengan status tersangka, dan mempertimbangkan kembali untuk mengusulkan calon baru Kapolri agar institusi Polri segera dapat memiliki Kapolri yang definitif;

c. Presiden seyogyanya menghentikan segala upaya yang diduga merupakan kriminalisasi terhadap personel penegak hukum siapapun, baik Polri maupun KPK dan masyarakat pada umumnya;

d. Presiden seyogyanya memerintahkan kepada Polri maupun KPK untuk menegakkan kode etik terhadap pelanggaran etika profesi yang diduga dilakukan oleh personel Polri maupun KPK;

e. Presiden agar menegaskan kembali komitmennya terhadap pemberantasan korupsi dan penegakan hukum pada umumnya sesuai harapan masyarakat luas.
KRI

loading...

Karena Merasa Bukan Bule, Saipul Jamil Minder Untuk Dekati Jessica

Nilai Tukar Rupiah Kembali Melemah ke Level Rp12.657/USD