, ,

Rupiah Makin ‘Dijajah’ Dolar AS ke Level Rp13.160/USD

HARIANACEH.co.id — Gerak mata uang rupiah makin terintimidasi penguatan mata uang dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah makin bergerak melemah karena dolar index naik tajam dini hari tadi.

Mengutip Bloomberg, Rabu (11/3/2015) pagi ini rupiah dibuka di level Rp13.160 per USD jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan kemarin di posisi Rp13.094 per USD. Sementara itu, berdasarkan data Yahoo Finance, gerak rupiah semakin melemah ke level Rp13.185 per USD jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan hari sebelumnya di level Rp13.144 per USD.

Beberapa data ekonomi AS dilaporkan tidak sesuai dengan ekspektasi, bahkan justru melemah dibandingkan dengan periode sebelumnya. Sehingga membuat dolar index naik tajam.

“Di saat yang bersamaan, indeks S&P 500 mengalami penurunan harian terburuk dalam dua bulan terakhir. Harapan kenaikan suku bunga AS masih cukup tinggi sehingga menjaga kekhawatiran lenyapnya likuiditas dolar yang selama ini menopang performa pasar modal AS dan juga dunia. Angka penjualan ritel dan produksi Tiongkok ditunggu siang ini, keduanya diperkirakan masih akan turun,” demikian berdasarkan hasil riset tim Samuel Sekuritas, Rabu (11/3/2015).

Rupiah pun masih berpeluang kembali melemah sepanjang hari ini mengingat dolar index terpantau naik tajam. Sebelumnya, rupiah melemah hingga Selasa sore bersama-sama dengan mata uang lain di Asia.

Aksi jual indeks harga saham gabungan (IHSG) yang terlihat di pembukaan berganti menjadi aksi beli setelah jeda siang sehingga berhasil ditutup menguat. Pengambil kebijakan secara bergantian mulai muncul di publik merespons rupiah yang melemah ke atas Rp13.000 terhadap USD.

“Tetapi belum ada kebijakan nyata yang akan diambil dalam waktu dekat, sehingga membuat pasokan dolar AS dari Bank Indonesia masih sangat minim di pasar,” pungkasnya.

loading...

GTA V Menambahkan Fitur Online Heist

“Ace Boom Sale” di Bulan Pesta Discount