WASHINGTON, HARIANACEH.co.id ¬†–– Presiden Barack Obama menyatakan bahwa 2014 menjadi tahun ditutupnya penjara kontroversial milik Amerika Serikat (AS) di Teluk Guantanamo, Kuba.

Demikian disampaikan seorang pejabat senior di kalangan pemerintahan yang mengatakan kepada wartawan, seperti dilansir dari ITV, Rabu (29/1/2014).

Namun demikian, Obama tidak akan mengumumkan rencana masa depan pasukan AS di Afghanistan dan tidak akan menyebutkan pipa minyak Keystone XL selama pidatonya.

Pemerintahan Obama menghadapi keputusan tentang pasukan-pasukannya serta apakah disetujuinya atau tidak pipa kilang minyak dari Kanada pada tahun ini.

Pihak Gedung Putih menambahkan, Obama juga akan menyampaikan bahwa ia ingin bekerja dengan Kongres untuk memenangkan dukungan bipartisan secara luas demi meloloskan langkah-langkahnya dalam memberi wewenang untuk memberlakukan perjanjian perdagangan bebas. [OKZ/HA/IPL]

Baca Juga:  25 Serangan Diarahkan Jet Koalisi AS ke Arah ISIS
loading...