HARIANACEH.co.id — Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum akhirnya buka suara soal kemungkinan putra Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Edhie Baskoro Yudhoyono, diperiksa KPK terkait kasus proyek sport center di Bukit Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

Menurut Anas, putra SBY yang akrab disapa Ibas itu memang layak diperiksa sebagai saksi seputar aliran dana proyek Hambalang yang diduga mengalir di Kongres Partai Demokrat 2010.

“Kalau saya ditanya, apakah Mas Ibas layak dimintai keterangan oleh KPK? Menurut saya, layak,” kata Anas, usai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (29/1/2014).

Anas menyatakan Ibas layak diperiksa dengan mempertimbangkan tiga hal. “Satu, karena Mas Ibas adalah ketua SC (steering commitee) kongres. Kalau ingin tahu soal kongres yang lengkap tentu ketua SC kan boleh dimintai keterangan,” ujar Anas menegaskan.

Baca Juga:  Sigori Lafau ; Batu Penangkal Longsor, Dibanderol Rp 15 Miliar

Adapun pertimbangan kedua, kata Anas, Ibas dalam Kongres Partai Demokrat 2010 juga tercatat sebagai bagian tim sukses calon ketua umum partai berlambang bintang mercy tersebut. Ibas diketahui menjadi tim sukses Andi Mallarangeng.

“Kedua, Mas Ibas adalah tim sukses salah satu kandidat. Sama dengan tim sukses lain yang dimintai ketarangan, ini kan boleh juga Mas Ibas dimintai keterangan. Kemudian (yang ketiga), juga yang lain-lain,” ujar Anas tanpa menjelaskan detail maksud lain tersebut.

Dalam pemeriksaan kedua sebagai tersangka, menurutnya, pemeriksaan lebih mendalam dibanding pemeriksaan perdananya.

“Pendalaman itu misalnya bagaimana soal kongres, penanggung jawab kongres, SC, OC. Kemudian kompetisi dan posisi saya sebagai ketua fraksi waktu itu tugasnya apa? Tanggung jawabnya apa? Pola komunikasi dengan pimpinan partai seperti apa? Dengan ketua dewan pembina. Tugas-tugas pokok, waktu itu misalnya di Pansus Bank Century,” kata Anas.[OKZ/HA/IPL]

Baca Juga:  Soal Pemilihan Pimpinan Komisi, PDI Perjuangan Rayu Pimpinan DPR

Sumber: Okezone

loading...