HARIANACEH.co.id – Akuisisi WhatsApp oleh Facebook juga dikonfirmasi oleh CEO WhatsApp, Jan Koum melalui blog resmi WhatsApp, Rabu (19/2/2014). Dalam postingan blog tersebut, Koum juga memastikan bahwa tidak ada yang berubah dalam layanan WhatsApp.

Koum menulis bahwa WhatsApp akan tetap bekerja secara independen. Penggunanya tetap bisa menikmati layanannya secara gratis. Layanan mobile messaging tersebut juga tetap bisa digunakan dimana saja, tak peduli jenis smartphone yang digunakan.

Selain itu, Koum juga menegaskan bahwa pengguna tetap bisa menikmati layanan WhatsApp tanpa harus terganggu oleh iklan. Menurutnya, akuisisi Facebook terhadap WhatsApp tidak akan pernah terjadi jika prinsip utama WhatsApp dilanggar.

Baca Juga:  Aplikasi Browser Google Chrome Berhasil Diunduh Satu Miliar Kali

WhatsApp yang sedari awal dibuat, sekitar lima tahun yang lalu, memang memiliki prinsip untuk memberikan layanan messaging yang bebas iklan. “Itu telah menjadi visi utama produk WhatsApp,” ujar Koum.

Sebelumnya, dalam postingan blog-nya di tahun 2012 lalu, Koum juga mengatakan bahwa iklan bukan hanya saja mengganggu tampilan estetika, namun juga melecehkan inteligensi dan mengganggu proses otak saat sedang berpikir.

Blog tersebut dibuat Koum untuk menjelaskan mengapa WhatsApp tidak memasang iklan di layanan messaging-nya.

Tak lupa Koum juga mengungkapkan rasa bangganya terhadap tim kecil WhatsApp yang dalam waktu hanya lima tahun, mampu menghubungkan 450 juta pengguna di seluruh dunia, dengan pengguna aktif per harinya mencapai 230 juta. WhatsApp disebut Koum telah berhasil merevolusi cara berkomunikasi di abad ke-21.

Baca Juga:  Awas Ada Jebakan untuk Mengunduh UC Browser di Internet

Dengan akuisisi oleh Facebook tersebut, Koum bersama timnya mengaku kini bisa lebih fokus untuk membuat layanan komunikasi yang cepat, murah, dan lebih bersifat personal.[KCM/HA/IPL]

loading...