JAKARTA, HARIANACEH.co.id — Pengaduan warga terkait dugaan praktik pengobatan dan penipuan Ustadz Guntur Bumi (UGB) belum berakhir. Setelah sebelumnya ada Hans, Dasril, dan Linda Ismirada, kali ini ada seorang ibu bernama Misnah yang berprofesi sebagai pembantu rumah tangga yang juga mengaku menjadi korban penipuan UGB.

Dalam pengaduannya ke Majelis Ulama Indonesia beberapa waktu lalu, Misnah mengungkapkan bahwa ia mengalami kerugian materi sebesar Rp 15 juta dan perhiasan emas seberat 10 gram. Tak hanya itu, Misnah mengaku  anaknya juga hampir cacat karena metode pengobatan yang dilakukan anak buah UGB kala itu.

Dalam pengobatan di padepokan UGB tersebut, aku Misnah, ia diminta untuk berkurban yang jumlahnya mencapai puluhan juta rupiah.

“Ustad bilang Ibu penyembuhannya harus kurban. Akhirnya ditawarin kerbau 75 juta, 65 juta, 55 juta, paling murah 25 juta. Saya bilang saya nggak punya uang. Sampai akhirnya turun jadi 20 juta. Saya bilang saya juga nggak punya uang,” ujar Misnah.

Baca Juga:  Bahaya Memakai Batu Giok

Namun kemudian Misnah mengorbankan perhiasan emas seberat 10 gram dan uang 15 juta rupiah setelah mendapat desakan dari pihak UGB.

“Ustad tanya saya punya emas nggak. Saya nggak bohong ada emas, ibu kasih 10 gram ke ustadz. Kalau uang ada di rekening 15 juta, itu disuruh transfer. Saya diantar sama asistennya ke rumah,” tutur Misnah.

Misnah mengisahkan, kala itu anaknya menderita sakit mata yang tak kunjung sembuh. Ia pun memutuskan untuk pergi ke padepokan UGB untuk berobat. Dalam pengobatannya, menurut Misnah, asisten UGB yang kala itu bertugas telah meneteskan air  jeruk nipis ke mata anaknya.

“Mata anak ibu dikucurin pakai jeruk nipis. Eh, itu besokannya malah biru bengkak,” cerita Misnah di Kantor MUI, Jakarta Pusat.

Baca Juga:  Agar Anda Selalu Sehat dan Panjang Umur Ikuti 7 Langkah Ini

Menurut Misnah, penetesan air jeruk nipis ke mata anaknya tersebut memang merupakan prosedur umum pengobatan di padepokan UGB untuk orang yang sakit mata.

“Asistennya yang ngucurin jeruk nipis. Habis dikucurin jeruk nipis, katanya memang semua pengobatan mata pakai itu,” kisahnya lagi.

Paska bengkak yang terjadi pada mata anaknya lantaran tetesan air jeruk nipis tersebut, Misnah lalu melarikan anaknya ke rumah sakit untuk melakukan serangkaian operasi.

“Akhirnya ke Rumah Sakit Cipto aja, disuruh operasi. Sekarang baru tiga hari dari Rumah Sakit Cipto. Baru mau balik lagi besok,” tandasnya.[SYG/GWH]

loading...