HARIANACEH.co.id — Beberapa bulan lalu sempat muncul kabar bahwa Microsoft sedang menimbang-nimbang untuk menggratiskan Windows Phone. Kini, penghentian biaya pakai sistem operasi mobile itu boleh jadi mulai menjadi kenyataan.

Diberitakan olehThe Times of India, Microsoft kabarnya telah menandatangani perjanjian lisensi Windows Phone secara gratis dengan dua merek ponsel asal India, Karbonn dan Lava (Xolo).

Keduanya adalah produsen perangkat Android terjangkau yang pada Februari lalu diumumkan sebagai mitra baru Microsoft yang akan mulai membuat perangkat Windows Phone.

Para rekanan Microsoft di industri mobile memang dikenakan biaya lisensi apabila hendak memakai OS Windows Phone di perangkat bikinan mereka. Besarnya diperkirakan antara 5 hingga 15 dollar AS per perangkat. Biaya lisensi ini menjadi salah satu batu sandungan yang merintangi kiprah Windows Phone di ranah mobile.

Baca Juga:  Kapabilitas Machine Learning Untuk Berantas Malware

Penggratisan Windows Phone disinyalir merupakan upaya Microsoft untuk mengejar ketertinggalan dari pesaing terbesarnya, Google, yang tak menarik bayaran dari sistem operasi Android.

Microsoft juga dilaporkan menawari Windows Phone graris kepada HTC, asalkan brandsmartphone asal Taiwan itu setuju menyertakan OS Windows Phone sebagai “opsi terpisah” di produk handset Android miliknya.

Februari lalu, Microsoft sudah lebih dulu memotong biaya lisensi sistem operasi Windows di PC hingga 70 persen, dalam rangka menarik minat produsen agar membuat lebih banyak tablet dan laptop murah berbasis Windows.

Microsoft berencana merilis update Windows Phone 8.1 dalam beberapa bulan ke depan. Perubahan yang dibawa mencakup dukungan dual-SIM dan tombol navigasi on-screen agar para produsen Android bisa lebih mudah mengubah perangkatnya agar sesuai spesifikasi Windows.

Baca Juga:  Smartphone Android Blackberry Hamburg Terbaru, ini Bocorannya

Kalau sudah sesuai, nantinya handset Android bisa saja mengalami pertukaran sistem operasi menjadi Windows Phone dengan lebih mudah.

Sumber: The Verge

loading...