SOLO, HARIANACEH.co.id — Rumah ibunda Jokowi, Sudjiatmi Notomihardjo (72), di Jalan Plered Raya Nomor 9A, Sumber, Solo, Jawa Tengah, masih tampak sepi. Tidak ada kegiatan menonjol pasca-pengumuman Jokowi sebagai calon presiden dari PDI-P.

Meskipun sempat kaget dan mempertanyakan kabar tersebut kepada Kompas.com, Sudjiatmi mengaku akan mendukung putranya menjadi presiden. Bahkan, apabila diajak untuk berkampanye, Sudjiatmi pun bersedia.

“Ya, sebagai orangtua, hanya bisa mendukung. Dukungannya adalah doa. Namun kalau diajak berkampanye, masih kuat lho, dan mau saja. Tapi kalau diajak,” kata SudjiatmiJumat (14/3/2014) petang.

Sudjiatmi menceritakan, pada tiga hari terakhir saat kampanye menjadi gubernur DKI, dia juga ikut blusukan di kampung-kampung Jakarta. Dia pun belum mempunyai rencana, apakah akan menggelar doa bersama sebagai bentuk dukungan kepada Jokowi.

Baca Juga:  Pelantikan Jokowi-JK Dikawal Relawan dengan Doa

“Belum ada rencana. Namun, sudah biasa menggelar doa, jadi bisa sekalian,” katanya.

Seperti diberitakan, di Jakarta, Joko Widodo menyanggupi perintah Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri untuk maju menjadi calon presiden RI pada Pemilu Presiden (Pilpres) 2014.

“Saya telah mendapatkan mandat dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri untuk menjadi capres dari PDI Perjuangan,” kata Jokowi saat melakukan blusukan di Rumah Pitung, Marunda, Jakarta Utara, Jumat.

“Dengan mengucap bismillah, saya siap melaksanakan,” kata Jokowi lagi, sekitar pukul 14.49 WIB.

Kemudian, Jokowi mencium bendera Merah Putih yang ada di belakangnya.[KCM]

loading...