HARIANACEH.co.id — Microsoft sedang tancap gas memacu agar Windows Phone bisa lebih diterima banyak pengguna. Selain menggandeng vendor-vendor smartphone besar, Microsoft juga mengajak developer mengembangkan aplikasi untuk ekosistem Windows Phone.

Namun, developer Windows Phone dikabarkan masih kecewa dengan kinerja ad networkPubCenter yang dimiliki Microsoft. Menurut laporan yang ditulis Phone Arena (12/3/2014), “fill rate” yang didapat oleh developer dari Windows Phone sangat rendah, yaitu hanya 2 persen. Fill rate dibutuhkan untuk mengukur tingkat impresi iklan dalam jaringan.

Saking rendahnya, salah seorang developer bahkan menulis di forum developer bahwa pendapatannya dari iklan di aplikasi Windows Phone turun hingga 99,5 persen.

Baca Juga:  Operator Seluler Merugi Rp 382 Triliun Gara-Gara WhatsApp

Jika PubCenter tidak bisa memberikan pendapatan seperti yang diharapkan oleh para developer Windows Phone, ditakutkan akan memengaruhi pengguna Windows Phone. Developer akan enggan mengembangkan aplikasinya, sementara pengguna juga enggan mengadopsi Windows Phone karena minim aplikasi.

Selain itu, jika developer tidak bisa mendapatkan pemasukan dari iklan di aplikasinya, maka mereka akan meminta pengguna untuk membayar saat mengunduh aplikasi tersebut. Sementara, metode aplikasi berbayar tersebut saat ini kurang diminati pengguna.

Dibandingkan dengan Google, Microsoft memang masih tergolong baru jika berbicara tentang iklan dalam aplikasi. Google bahkan memiliki SDK AdMob untuk Windows Phone 8. Mungkinkah developer akan berpindah ke rival Microsoft?

Microsoft di forum developer mengatakan bahwa pihaknya sedang memperbaiki kekurangan tersebut. Microsoft mengaku sedang mengembangkan platform layanan iklan yang lebih kuat dan bisa diandalkan.

Baca Juga:  Kontes Stiker BBM Kembali Digelar Pihak BlackBerry

Sumber: Phone Arena

loading...