HARIANACEH.co.id — Harga minyak dunia turun pada Jumat (1/8/2014) waktu setempat atau Sabtu (2/8/2014) pagi waktu Indonesia bagian barat, karena kekhawatiran baru-baru ini atas potensi gangguan dari konflik di Timur Tengah dan Ukraina terus mereda.

[-“pBzlaGgWun0b6LlqhEiBNrk4jhvZjsf2”]Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September, turun 29 sen menjadi berakhir pada 97,88 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Patokan Eropa, minyak mentah Brent untuk pengiriman September, turun 1,18 dolar AS menjadi 104,81 dolar AS di perdagangan London.

Harga yang jatuh hampir 10 persen dari tertinggi mereka akhir Juni, dan kembali ke posisi di mana mereka berdiri pada awal Mei.

Baca Juga:  Pinjaman Luar Negeri untuk RS Regional Disetujui DPR Aceh

“Beberapa hari terakhir menunjukkan bahwa kami terus mencurahkan beberapa spekulasi di pasar yang dibangun ke dalam apa yang mendorong kami ke tertinggi sembilan bulan,” kata Gene McGillian dari Tradition Energy.

“Beberapa kekhawatiran bahwa kami akan memiliki gangguan pasokan di pasar global tampaknya telah hilang.”