[-“OwSdHZqBLazpE2R9aozPwqdSjI8n7L5P”]HARIANACEH.co.id — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua berencana membangun rumah sakit khusus yang menangani dan merawat penderita HIV/AIDS.

“Selama ini warga yang positif terinfeksi HIV/AIDS di rumah sakit umum terkesan mengalami diskriminasi. Harus ada rumah sakit khusus buat mereka (warga yang sudah positif HIV/AIDS, red.),” kata Kepala Dinas Kesehatan Papua drg. Aloysius Giyai di Jayapura, Senin (4/8/2014).

Giyai menambahkan selama ini warga yang terdeteksi HIV/AIDS setelah menjalani pemeriksaan di rumah sakit umum, kurang mendapat perhatian. “Mungkin karena penyakit itu menular,” ujarnya.

Karena alasan itulah Pemprov Papua akan membangun rumah sakit khusus. Apalagi penderita HIV/AIDS di Papua tergolong tinggi. “Lokasi pembangunan rumah sakit ini sudah ada,” katanya sambil menambahkan  Gubernur Papua Lukas Enembe sedang menyiapkan anggaran pembangunan rumah sakit khusus itu.  Menurutnya sebagian dari biaya pembangunan rumah sakit khusus ini akan diambil dari APBD.

Baca Juga:  5 Hal Ini Menandakan Anda Belum Siap Untuk Pensiun

Pembangunan rumah sakit itu, kata Giyai direncanakan mulai dilakukan pada 2015. “Rumah sakit khusus itu selain untuk merawat mereka yang positif HIV/AIDS, juga menangani warga yang mengidap penyakit kusta dan franbosya,” jelas mantan Direktur RSUD Abepura itu.