FOOD & TRAVEL

Ketika Harga Makanan Dinaikkan Maka Asumsi Orang Akan Berubah Drastis

HARIANACEH.co.id — Membayar lebih untuk makanan mungkin berdampak buruk untuk dompet Anda, tetapi bisa jadi mengubah asumsi Anda tentang makanan yang Anda makan. Dinilai lebih lezat dan sehat.

[-“bNF8w91yDRC3H376Qhtr8s2GzkbPK1Ju”]Sebuah penelitian yang yang melibatkan 139 orang di New York, AS mengungkap fakta tersebut. Dalam penelitian ini responden diminta makan di restoran all-you-can-eat buffet Italia, yang mematok harga 4 dan 8 dolar AS (sekitar Rp 50.000 dan 100.000). Setelah mereka makan, mereka diminta untuk menilai makanan dan pengalaman mereka.

Para pengunjung yang membayar 8 dolar ternyata lebih menikmati makanan mereka ketimbang mereka yang membayar 4 dolar.

Padahal kedua kelompok makan jumlah makanan yang sama, orang-orang yang membayar 4 dolar memang mengakui mereka telah makan berlebih dan merasa lebih bersalah tentang makanan. Penelitian itu juga menemukan mereka kurang menyukai makanan yang disajikan.

“Kami terpesona untuk menemukan harga yang berdampak kecil pada berapa banyak satu makan, tapi berdampak besar pada konsumen untuk menafsirkan pengalaman mereka,” jelas Brian Wansink, seorang profesor di Sekolah Ekonomi Terapan dan Manajemen di Cornell University, yang mengawasi penelitian itu.

Laporan mengenai penelitian ini dipresentasikan Mei lalu di pertemuan tahunan “American Society for Nutrition” di San Diego, AS.  “Memotong harga makanan di restoran secara dramatis mempengaruhi bagaimana pelanggan mengevaluasi dan menghargai makanan,” tambah Wansink.

Sedangkan Ozge Sigirci, peneliti di Cornell University Food and Brand Lab, yang menulis laporan penelitian itu mengatakan, “Kami terkejut oleh pola yang kita lihat. Jika makanan yang ada, Anda akan memakannya, tapi harga sangat mempengaruhi bagaimana perasaan seseorang tentang makanan bagaimana ia akan mengevaluasi restoran.”

TERPOPULER

To Top