HARIANACEH.co.id — Artis Marshanda ungkap fakta baru terkait penjemputan paksa hingga akhirnya disekap di Rumah Sakit Abdi Waluyo selama delapan hari oleh ibundanya sendiri, Riyanti Sofyan.

“Di apartemen, saya didatangi tiga sampai empat orang cowok, perawat dari RSJ (Rumah Sakit Jiwa) Dharmawangsa. Sama satu orang yang ngaku dari Polsek, satu lagi Om Rony, teman dekat Om saya,” Kata Caca-begitu Marshanda biasa disapa, dalam rekaman yang diperdengarkan di kantor kuasa hukumnya, OC Kaligis, bilangan Harmoni, Jakarta Pusat, Rabu (6/8/2014).

Tujuan kedatangan mereka, kata Caca, ingin membawa pulang dirinya dari apartemen. keluarga anggap dia belum siap hidup mandiri mengingat kondisi kejiwaannya yang tak stabil.

Baca Juga:  Polisi Buru Sopir Bus Terkait Tabrakan Lamborghini Hotman

“Saya menolak. Mereka tetep ngotot. Saya dimasukin ke kamar, saya di suntik,” ujarnya.

Peristiwa itu terjadi pada 26 Juli lalu. Sebelum dijemput petugas RSJ Dharmawangsa, di hari yang sama, mobil Caca ditahan di basement apartemen oleh beberapa orang saat ingin menuju Kota Kasablanka, Kuningan, Jakarta Selatan.

“Mau ketemu Ben (suaminya). Karena hari itu jadwalnya Sienna (anaknya) sama Ben,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, pengacara OC Kaligis mengatakan kliennya dipasung di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Jakarta Pusat selama delapan hari sejak tanggal 26 Juli lalu. Dia bilang, Caca mengaku disuntik hingga lemas sebelum dibawa ke RS. Padahal, menurut Caca, dirinya dalam keadaan sehat.

Baca Juga:  Hayley Williams Rupanya Sudah Bertunangan