[-“rHBwO1UFGJ6XCTo6N7150e7Wj7j9df8y”]HARIANACEH.co.id — Sebuah pemandangan unik menarik perhatian saya saat sedang berjalan-jalan di pusat perbelanjaan Grand Indonesia, Jakarta Pusat. Sebuah tempat menyerupai laboratorium yang dipenuhi kepulan asap, dengan beberapa pekerja mengenakan jas serba putih khas pakaian laboratorium tampak sibuk mengutak-atik menjalankan mesin.

Antrian pembeli yang mengular di depan ‘laboratorium’ itu semakin membuat saya penasaran.  Oh ternyata suasana yang saya saksikan ini adalah sebuah restoran. Namanya Ron’s Laboratory. Di sini diracik ramuan gelato (es krim khas Italia) dengan bantuan nitrogen cair, gelas ukur, dan labu erlenmeyer.

Itu sebabnya mengapa tempat ini hampir selalu dipenuhi kepulan asap. Tapi jangan khawatir, karena kepulan asap ini tak akan membuat sesak nafas.  Saat melangkah masuk, mata saya menangkap semua kursi yang ada yang mampu menampung sekitar 35 orang itu tampak terisi penuh. Beberapa pengunjung tampak mengerubuti seorang pelayan yang membawa ‘dragon breath’.

Ketika saya mendekat, ternyata sang pelayan membawa popcorn yang membuat mulut dan hidung berasap ketika memakannya. Rasanya begitu unik dan dingin.

Baca Juga:  Inilah Cara Mudah Atasi Jerawat dan Bisul di Bagian Bokong
Popcorn ala Ron’s Laboratory (suara/Dinda Rachmawati)

Store Manager Ron’s Laboratory, Jessica mengatakan, Ron’s Laboratory memang menggabungkan antara makanan dengan sains. Tujuannya, agar orang tak lagi merasa takut dan aneh dengan suasana laboratorium dan beragam eksperimen yang berlangsung di sana.

“Kebetulan pemilik kami, Ronald Prasanto memang seorang Chef yang juga belajar tentang ilmu molekul gastronomi. Jadi dia yang biasanya bereksperimen dan mencoba gelato-gelato rasa baru. Dalam waktu dekat, kami akan mengeluarkan gelato dengan campuran rujak,” ujarnya.

Setelah melihat daftar menu, pilihan saya jatuh pada ‘The breakfast dan Choco windproof’. Ternyata menu yang dibandrol Rp 60.000 per porsi ini terdiri dari tiga scoop gelato dengan nutella. Cornflakes ditambahkan sebagai topping. Adapula sebuah alat suntik berisi saus keju, ditambahkan dalam hidangan ini.

‘The breakfast dan Choco windproof’ dari Ron’s Laboratory. (suara/Dinda Rachmawati)

Saat mencicipi, lidah saya menjejak dominasi rasa susu dan nutella. Cornflakes memberi twist renyah, jika ingin lebih nikmat jangan lupa ‘menyemprotkan’ saus keju ke atasnya dengan alat suntik.

Baca Juga:  Si Dia Masih Memikirkan Mantannya, Inilah Tanda-tandanya

Sedangkan ‘Choco windproof’ tampil unik lengkap dengan rasa mint dari sebuah obat anti masuk angin. ‘Sebongkah’ cokelat beku nongkrong di atas gelato ini, plus injeksi cokelat cair dari jarum suntik. Di sendokan pertama, dominasi rasa mint menghadirkan sensasi di lidah baru rasa cokelat yang pekat menyusul kemudian.

Menurut Jessica, setiap periode Ron’s Laboratory biasanya menawarkan lima hingga enam menu. Setiap bulan, tepatnya setiap tanggal 15, ada dua menu baru yang diperkenalkan.

“Kami selalu bereksperimen untuk selalu menghadirkan dua menu baru setiap bulan. Biasanya kami sesuaikan dengan momennya, seperti Ramadan kemarin, kami buat gelato dengan kurma,” jelasnya. Untuk bulan Agustus ini, ada red velvet, jackpot, the sweetest date ever dan rocksalt choconut.

Jessica menjelaskan gelato di Ron’s Laboratory sangat sehat, karena komposisinya memiliki perbandingan 90 persen susu dan 10 persen krim. Selain itu, gelato juga baru dibuat saat pelanggan memesan.  Jadi, tunggu apalagi? Segera cicipi uniknya gelato di Ron’s Laboratory.

Interior Ron’s Laboratory. (suara/Dinda Rachmawati)