HARIANACEH.co.id — Bagi mereka yang tidak biasa memasak, memilih daging merah yang segar sulit-sulit gampang. Padahal penggunaan daging segar akan sangat menentukan cita rasa makanan yang dimasak. Daging yang tak segar juga bisa menyebabkan masalah pada kesehatan.

[-“ElqUmpYOrOUbz4JkWijOIpzhxI8UR5cg”]Menurut Food Manager Restoran Marche, Pantriyo, memilih daging sedar tidak bisa hanya mengandalkan mata atau indera penglihatan dengan melihat penampilan fisik si daging saja. Khusus memilih daging juga diperlukan indera penciuman. “Daging yang segar juga memiliki bau yang segar, tak ada bau anyir,” kata Pantriyo kepada suara.com saat ditemui di Jakarta, Senin (4/8/2014).

Baca Juga:  Usai Bercinta Apa Saja yang Harus Dilakukan?

Selain itu, tekstur daging yang segar biasanya lebih kenyal serta padat sehingga saat dipotong untuk diolah tidak mudah hancur. Sedangkan daging yang sudah tidak segar cenderung lembek.

Warna daging pun masih memperlihatkan warna merah yang segar. “Kalau daging yang masih segar, saat dipotong tidak mudah hancur berbeda dengan daging yang sudah tidak segar,” katanya.

Sedangkan untuk daging beku, laki-laki yang biasa disapa Tyo menyebut pemilihannya akan lebih sulit dibandingkan daging biasa. “Daging beku tidak bisa dilihat segar atau tidak sampai daging tersebut dicairkan atau sudah berada di dalam suhu ruang,” katanya.