.

Pertamina: Alat Untuk Pembatasan BBM Subsidi Bisa Menggunakan RFID

1 min


73
14 shares, 73 poin

[-“jwFI8WSzHjznsjUXqKQ2gpo5BOKl6mHv”]HARIANACEH.co.id — PT Pertamina (Persero) menyatakan sudah ada 50 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jakarta yang menerapkan pencatatan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan teknologi Radio Frequency Identification (RFID).
Direktur Pemasaran Niaga Hanung Budya mengatakan, pemasangan RFID Di Jakarta sudah hampir 90%. Menurut dia, melalui teknologi Radio Frequency Identification (RFID) mencapai 50 unit dan kendaraan yang sudah terpasang RFID sebanyak 300 ribu unit.
“Full online 50 SPBU, sedangkan untuk kendaraan sudah dipasang RIFD sebanyak 300 ribu kendaraan, karena solar rawan penyimpangan,” kata Hanung, di Jakarta, Rabu (6/7/2014).
Hanung mengatakan,  untuk tahap awal RFID berfungsi sebagai pendeteksi konsumsi BBM bersubsidi. Ke depannya jika sudah mendapat payung hukum dari pemerintah, RFID bisa menjadi alat pembatasan konsumsi BBM bersubsidi.
“RFID adalah alat untuk monitor, jika nantinya setelah ada yang hukum akan menjadi alat kontrol pengendalian BBM bersubsidi, dengan melaksanakan RFID ada biaya tambah tapi tidak mengkalim pemerintah, Ini usaha Pertamina supaya penyaluran BBM bersubsidi tetap sasaran,” ungkapnya.
Hanung mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan uji coba RFID di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan dan hasilnya memuaskan.

0/5 (0 Reviews)

Komentar


Apa Reaksi Anda?

Suka Suka
0
Suka
Takjub Takjub
0
Takjub
Kaget Kaget
0
Kaget
Takut Takut
0
Takut
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Gif
GIF format