NASIONAL

Prabowo Curhat, Hakim Mahkamah Konstitusi Stop Curhatannya

[-“QvPovGSjueIshID9eZnaoOMifDJ9fhjh”]HARIANACEH.co.id — Hakim Ketua Mahkamah Konstitusi membatasi testimoni yang disampaikan Prabowo dalam sidang Perkara Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Gedung Mahkamah Konstitusi, Rabu (6/8/2014).

Dalam sidang itu, Prabowo menyebut di belakangnya terdapat sejumlah tokoh demokrasi.

“Di belakang saya ada tokoh-tokoh demokrasi. 66-98 mereka berjuang demokrasi. Saya dituduh diktator, kudeta, saya tidak melakukan. Di hadapan sejarah, saya buktikan saya tunduk pada demokrasi, saya tunduk UU,” ujar Prabowo di Gedung MK, Rabu (6/8/2014).

Namun ucapan Prabowo itu segera dipotong Hakim Ketua, Hamdan Zoelva.

“Dipersingkat,” ujar Hamdan pendek.

“Iya ini akan kita persingkat,” sambut Prabowo.

Prabowo juga meminta agar Majelis Hakim Konstitusi menegakkan keadilan.

“Kami percaya Majelis Hakim Konstitusi, kami mohon keadilan demi demokrasi dan bangsa. Karena bila keadilan tidak dapat, kami khawatir dangan masa depan demokrasi dan bangsa. Kalau tidak percaya sistem kemana lagi mencari keadilan,” tambah Prabowo.

Untuk diketahui, kubu Prabowo-Hatta mengajukan gugatan terhadap penetapan hasil pemilu Presiden 2014 yang dilakukan KPU pada 22 Juli lalu. Gugatan dilayangkan oleh kubu Prabowo-Hatta karena ditemukannya dugaan pelanggaran yang terjadi secara sistematis, tersetruktur dan masif di beberapa Provinsi di Indonesia.

TERPOPULER

To Top