[-“nQg6WJqdpdztR1UbDIn8tvmRPnehmAtC”]HARIANACEH.co.id — Hamas mengaku telah mengeksekusi mati sejumlah warga Palestina yang diduga kuat membantu pasukan Israel selama konflik Israel dan Palestina di Jalur Gaza.

“Para mata-mata dieksekusi setelah mereka tertangkap basah memberikan informasi mengenai keberadaan pasukan perlawanan (atau) mengganggu pekerjaan pejuang perlawanan serta menggagalkan penyergapan yang sudah dipersiapkan untuk musuh,” sebut sebuah pernyataan di Al-Majd, sebuah situs pro-Hamas, mengutip pernyataan dari sejumlah anggota kelompok keamanan Hamas.

Tidak disebutkan berapa banyak orang yang dieksekusi mati.

Sementara itu, pemerintahan di Gaza mengatakan bahwa gencatan senjata yang sedang berlangsung saat ini akan berakhir pada hari Jumat (8/8/2014). Perang Israel dan Hamas yang sudah terjadi sejak 8 Juli lalu sudah menewaskan 1.874 warga Palestina. Sebagian besar korban jiwa adalah warga sipil. Di pihak Israel sendiri, ada 64 tentara dan tiga warga sipil yang tewas.

Baca Juga:  Polisi Tembakkan Gas Air Mata Saat Demo Pemakzulan Rousseff