SUMENEP, HARIANACEH.co.id — Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, memudahkan pelayanan kesehatan bagi warga miskin melalui program berobat dengan menggunakan KTP. Kepala Dinas Kesehatan Sumenep, Fathoni mengatakan program ini berlaku mulai tingkat puskesmas hingga rumah sakit rujukan RSUD dr. Soetomo Surabaya. “Biaya pemeriksaan, rawat inap dan obat-obatan, semua ditanggung pemerintah daerah,” katanya, Rabu, 1/10/2014.

[-“PE2fQ93viYpOQQWc0ieEXmAlJO7CcsoE”]Agar program ini tepat sasaran ada syarat lain yang harus dipenuhi pasien. Selain menunjukkan KTP saat berobat, pasien juga harus menyertakan surat pernyataan miskin (SPM) yang ditanda tangani kepala desa tempat pasien tinggal.

Jika hanya untuk berobat di puskesmas, SPM cukup ditanda tangani kepala desa. Sedangkan jika pasien akan berobat di RSU Moh. Anwar Sumenep atau Rumah Sakit Islam Kalianget, SPM harus ditanda tangani camat setempat. “Kalau harus dirujuk ke Surabaya, SPM harus tanda tangan Kepala Dinas Kesehatan.”

Baca Juga:  Jokowi-JK Peroleh 100 Persen di Ratusan TPS, Prabowo Protes Hal Tersebut

Fathoni menambahkan program layanan kesehatan gratis ini dibiayai APBD Sumenep. Dana yang disediakan sebesar Rp 52 miliar. Sebanyak Rp 35 miliar untuk jasa pelayanan kesehatan dokter, dan Rp 17 miliar untuk pengadaan obat bagi pasien. “Kami berharap dengan program ini, masyarakat lebih mudah mengakses layanan kesehatan.”

 

loading...