BOGOR, HARIANACEH.co.id —¬†Koalisi Merah Putih menguasai kursi pimpinan DPRD Kabupaten Bogor. Tiga dari empat pimpinan Dewan berasal dari partai pengusung mantan calon presiden Prabowo Subianto. Hanya satu partai penyokong presiden terpilih Joko Widodo yang mendapat jatah kursi Wakil Ketua DPRD, yakni Saptariyani dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

[-“D0uQRYjprfccKJAdHl7zCWd00aHuZa0Z”]Ketua DPRD diduduki Ade Ruhendi dari Partai Golongan Karya. Sedangkan dua Wakil Ketua Dewan lainnya dijabat Ade Munawaroh dari Partai Persatuan Pembangunan dan Iwan Setiawan dari Partai Gerakan Indonesia Raya. Selain mengincar posisi pimpinan DPRD, Koalisi Merah Putih dikabarkan akan menyapu bersih pimpinan Alat Kelengkapan Dewan (AKD).

Baca Juga:  Safari Para Elite Politik Dinilai Hanya Merespon Aksi Demo 4 November

“Sebenarnya, porsi pimpinan saat ini bukan karena Koalisi Merah Putih, tapi dirunut dari perolehan jumlah kursi di DPRD,” kata Ade Ruhendi seusai pelantikan pimpinan Dewan di Cibinong, Kamis, 2 Oktober 2014. “Partai Golkar sebagai pemenang pemilu di Kabupaten Bogor berhak atas kursi Ketua Dewan.”

Kursi para Wakil Ketua, tutur Ade, diberikan kepada tiga partai peraih suara terbanyak, yakni PPP, Gerindra, dan PDI Perjuangan. PPP mendapatkan 7 kursi, PDI Perjuangan 7 kursi, dan Gerindra 6 kursi. Sedangkan sisanya dipegang Partai Golkar. “Kebetulan saja tiga partai peraih kursi terbanyak adalah anggota Koalisi Merah Putih,” kata Ade Ruhendi, yang biasa dipanggil Jaro Ade.

Seusai penetapan pimpinan DPRD, Jaro Ade berujar, akan segera dilakukan pemilihan Alat Kelengkapan Dewan (AKD), baik ketua komisi maupun lainnya. Jika Koalisi Merah Putih solid, empat jabatan ketua komisi, Badan Legislasi, Badan Anggaran, Badan Urusan Rumah Tangga, dan Badan Kehormatan akan dikuasai oleh partai penyokong Prabowo, yakni Golkar, Gerindra, PAN, PKS, PPP, ditambah Demokrat.

Baca Juga:  Kasus Suap MA, KPK Periksa Karyawan Hotel JW Marriott

“Untuk AKD masih tahap lobi. Belum mengerucut ke pembagian kursi AKD. Yang jelas, setelah pimpinan dilantik, DPRD fokus memilih AKD,” kata Iwan Setiawan. “Selesai AKD baru berbicara calon Wakil Bupati Bogor.”

 

loading...