PADANG, HARIANACEH.co.id — Kepolisian Resort (Polresta) Padang menggelar operasi cipta kondisi jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI terpilih, mulai hari ini, Selasa (7/10). Hal ini dilakukan untuk menjaga situasi kondusif sampai Presiden terpilih dilantik.

Kapolresta Padang, Kombes Pol Wisnu Andayana mengatakan, operasi ini dibagi menjadi empat wilayah setiap harinya.

“Kita setiap harinya membagi 4 Polsek, misalkan hari ini Polsek Pauh, Kuranji, Lubuk Kilangan dan Padang Timur. Untuk personel sendiri dari Polresta diperbantukan sebanyak 500 personel setiap harinya ke masing-masing Polsek,” katanya di Mapolresta Padang.

Ia menjelaskan, target dari operasi cipta kondisi ini terpusat pada objek seperti bom, senjata api, narkoba dan masalah lalu lintas. “Iya, setiap Polsek melakukan pengamanan setiap harinya sesuai pembagian yang sudah kita tentukan. Nanti juga ada razia terhadap objek operasi tersebut,” jelasnya.

Baca Juga:  Sungai di Jakarta Bersih Karena Foke, Google: Sungai Bersih Karena Ahok

Lanjutnya, terkait perbatasan wilayah, pihaknya akan melakukan penjagaan untuk diamankan. “Kalau untuk perbatasan itu pasti, itu diserahkan kepada masing-masing Polsek dan personel yang diperbantukan dari Polresta Padang,” tuturnya.

Selain itu, terkait laporan ancaman, Kapolres sampai saat ini mengaku belum ada. “Iya, masyarakat Indonesia tahu, kalau masyarakat Kota Padang itu tidak anarkis. Insyallah, sampai saat ini kondusif,” katanya.

Sementara itu, pemberlakuan operasi cipta kondisi ini akan digelar hingga H-1 jelang pelantikan, tepatnya 19 Oktober mendatang. “Kita gelar operasi ini mulai kemarin, hari ini dan selanjutnya berakhir pada H-1 jelang pelantikan,” pungkasnya.

 

loading...