JAKARTA, HARIANACEH.co.id — Presiden terpilih Joko Widodo mengkritik anggota Dewan Perwakilan Rakyat atas melemahnya kurs rupiah akhir-akhir ini. Menurut Jokowi, gonjang-ganjing politik akibat manuver anggota DPR menyebabkan rupiah terperosok. “Apa yang dilakukan mereka menjadi sorotan investor,” kata Jokowi di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu, 8/10/2014.

[-“nVHEwzmIlJO6fdS8nQPpeSGnYZn2Hv9m”]Salah satu ulah anggota parlemen yang disoroti Jokowi adalah tindakan mereka dalam pemilihan pimpinan DPR dan MPR. Jokowi mengatakan pasar menanggapi negatif ulah para politikus Senayan. Dampak tanggapan ini terasa di bursa saham dan pasar uang.

Jokowi mengatakan laju perekonomian, terutama investasi jangka pendek, sangat sensitif terhadap isu dan proses politik yang terjadi di suatu negara. Karena itu, Jokowi meminta para anggota Dewan memasang telinga dan menangkap keinginan pasar. “Selama ini saya melihat mereka belum mendengar,” ujar Jokowi.

Baca Juga:  Di Jakarta & Lampung Stok Semen Padang Aman

Nilai rupiah dan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia menurun setelah politikus Partai Amanat Nasional, Zulkifli Hasan, terpilih sebagai Ketua MPR. Rupiah melemah 0,3 persen ke level 12.241 per dolar pada pembukaan perdagangan.

Sedangkan IHSG melorot dari 5.032,84 (level penutupan sehari sebelumnya) menjadi 4.992,42. Indeks bahkan sempat menyentuh level terendah 4971,74 pada sesi pertama. Pada pukul 10.00 WIB, indeks berada di level 4.974,92 atau turun 57,8 poin (1,51 persen).

 

loading...