HARIANACEH.co.id — Kasus ebola mulai merambah negara Eropa setelah salah satu suster positif mengidap wabah mematikan itu. Direktur Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di Eropa Zsuzsanna Jakab memperingatkan bahwa Eropa harus siap menghadapi lebih banyak kasus dan melakukan pencegahan sejak dini.

[-“bp4K18ifSM7BbRcsncxT65lEn3gCymsQ”]”Wabah ebola tidak bisa dihindari. Kejadian itu akan terjadi di masa depan seiring dengan tingginya perjalanan warga Eropa ke negara-negara yang terkena dampaknya,” kata Jakab, seperti dilaporkan Reuters, Selasa, 7/10/2014.

Pernyataan Jakab ini dirilis setelah seorang suster yang pernah merawat pasien ebola di Madrid dinyatakan positif terjangkit penyakit ini. Hingga saat ini, setidaknya ada empat orang yang sedang dirawat di rumah sakit untuk upaya pencegahan penyebaran ebola.

Baca Juga:  Warga Timur Tengah Dihebohkan oleh Bintang Porno Satu Ini

“Petugas kesehatan adalah yang paling mudah tertular mengingat mereka melakukan kontak langsung dengan pasien. Namun, Eropa memiliki risiko yang lebih rendah untuk penyebaran ebola mengingat beberapa negara di benua ini memiliki perawatan kesehatan terbaik untuk repons penyakit,” kata Jakab.

Beberapa negara Eropa seperti Prancis, Inggris, Belanda, Jerman, Swiss, Norwegia, dan Spanyol sudah pernah merawat pasien ebola setelah tertular wabah dari Afrika Barat. Sejauh ini ebola telah menginfeksi sebanyak 7.200 orang dan menewaskan sekitar 3.400 orang.

 

loading...