ISLAMABAD, HARIANACEH.co.id — Sebuah jet tempur tanpa awak alias drone Amerika Serikat membunuh sedikitnya empat orang. Keempat orang itu diduga pejuang di kawasan terpencil sebelah utara Pakistan.

[-“7nJWaLrw9BlJqXKBTv2nxWTFcWQwmrp4”]Gempuran udara, Kamis, 9 Oktober 2014, itu berlangsung di Desa Laman, Waziristan Utara, tempat milisi Pakistan tersebut melancarkan serangan besar sejak Juni 2014.

Drone AS menembakkan dua misil ke sebuah kendaraan dan menewaskan setidaknya empat milisi dan melukai satu orang,” kata petugas keamanan yang tak disebutkan namanya kepada kantor berita AFP.

Petugas ini menerangkan bahwa serangan itu berlangsung sebelum tengah malam. “Ada warga asing yang menjadi korban tewas dalam serangan tersebut,” ujarnya. Keterangan ini dibenarkan oleh pejabat pemerintah lainnya.

Baca Juga:  Inilah Hal-Hal Yang Perlu Diketahui Soal Panama Papers

Selama beberapa bulan belakangan ini, ada peningkatan serangan menggunakan drone di Waziristan Utara. Para pengamat mengatakan serangan itu terkait dengan informasi intelijen terhadap sasaran bernilai tinggi, meskipun sejauh ini tidak ada nama korban jiwa yang disebutkan.

 

loading...