JAKARTA, HARIANACEH.co.id — Orientasi yang digelar untuk para anggota DPRD Kota Manado di salah satu hotel bintang 5 di kota itu pada Kamis, 9/10/2014, tidak berjalan efektif. Penyebabnya, kegiatan berbiaya Rp300 juta ini hanya diikuti setengah dari jumlah total legislator. Padahal kamar yang dipesan sesuai dengan jumlah wakil rakyat terisi penuh. Sebagian anggota DPRD lainnya memilih berdiam di kamar bersama keluarga masing-masing.

[-“QojODwhfaca2wDGrzFbuUhjyqojwkh8Y”]Seperti dilaporkan laman tempo, setiap anggota Dewan mendapatkan satu kamar di hotel mewah itu. Karena itu, tak heran bahwa mereka memboyong keluarga masing-masing untuk liburan di sana. Akibatnya, acara pembekalan anggota Dewan itu hanya diikuti tak sampai separuh anggota. Ruangan yang digunakan untuk pembekalan tampak lengang.

Baca Juga:  Polisi Diminta Jokowi Usut Tuntas Kasus Pembunuhan Dua Pegawai Pajak

Sekretaris DPRD Kota Manado Johny Leo Sondakh membantah dugaan bahwa sebagaian legislator Manado memilih berdiam di kamar saat orientasi. “Tidak benar kalau hanya tidur-tidur. Mungkin bertepatan waktu istirahat, wartawan masuk dan melihat kalau tidak ada orang,” kata Sondakh.

Ia menegaskan, semua legislator mengapresiasi orientasi tersebut karena mendapatkan pengetahuan baru.

Aktivis asal Manado, John Pade, menyesalkan sikap anggota Dewan yang terlihat tak serius mengikuti kegiatan orientasi itu. Menurut dia, dengan disediakannya anggaran yang besar dan fasilitas di tempat mewah, seharusnya para wakil rakyat tersebut serius mempelajari apa yang akan mereka kerjakan selama lima tahun ke depan. “Ini contoh kalau para anggota Dewan tak lagi pusing dengan masyarakat,” kata Pade.

Baca Juga:  PLN Lampung Disurati Masyarakat, Resah Listrik Padam Selalu

 

loading...