HARIANACEH.co.id — Dunia hiburan selalu melahirkan bakat-bakat yang luar biasa. Ada banyak bintang yang memiliki bakat dengan mudah memperoleh ketenaran. Mereka memiliki segalanya. Kesuksesan membuat mereka memiliki kehidupan yang mewah.

Namun sayang mereka tidak bijak dalam mengolah popularitas dengan baik. Mereka terjerat pergaulan bebas, obat-obatan terlarang dan minuman keras. Akhirnya mereka mematikan kariernya dengan sia-sia.

Dilansir Amerikanki, Rabu, 8 Oktober 2014, berikut enam selebriti berbakat yang mematikan kariernya.

1. Whitney Houston

Mendiang penyanyi Whitney Houston. [MTV][-“3yQshmCKga0rBneMAJckVum6nOKBegx6”]Whitney Houston, seorang penyanyi pop dan R&B berbakat. Pada tahun 1980-an, Houston adalah salah seorang penyanyi wanita Afrika-Amerika pertama yang masuk ke dalam tangga lagu MTV yang pada saat itu didominasi penyanyi rock kulit putih. Album debutnya menjadi album debut dengan penjualan tertinggi sebagai seorang penyanyi solo, yang menduduki peringkat #1 di tangga lagu Billboard 200. Ia juga memegang 7 buah singel #1 di tangga Billboard Hot 100, mematahkan rekor 6 kali yang dipegang The Beatles dan Bee Gees.

Kesuksesannnya membuka pintu bagi para penyanyi Afrika-Amerika yang lain, khususnya dari kalangan perempuan, untuk sukses di dunia musik.

Bakat suara yang dimiliki Houston begitu mengagumkan. Ia merupakan diva pop yang memiliki jangkauan suara sampai lima oktaf. Karenanya, ia dijuluki sebagai The Voice.

Namun di puncak kariernya tahun 1992 Houston mulai menyentuh narkoba. Pada saat itu pula ia menikah dengan Bobby Brown. Pernikahan dengan Brown, yang juga memakai obat-obat terlarang tersebut menambah parah kondisi Houston. Masalah Houston dengan narkoba bahkan semakin buruk.

Pada 2007, pelantun I Look to You tersebut memutuskan untuk bercerai dari Brown. Ia lalu merekam album barunya dan berusaha untuk fokus menjalani kariernya kembali. Pasa 2010, ia menjalani tur dunianya yang bertajuk Nothing but Love World Tour. Namun konser itu banyak menuai kritikan. Penggemar mulai kecewa atas kualitas suaranya. Alkohol dan obat-obatan terlarang ternyata telah mempengaruhi produksi suaranya.

Dua tahun kemudian ia muncul di acara Oprah Winfrey dan membuat pengakuan kalau dirinya mulai menyentuh narkoba saat album The Bodyguard pada tahun 1992 sukses dan menjadi album terlaris. Houston selalu menjalani rehabilitasi, tapi ia mengaku tak pernah berhasil mengatasi kebiasaannya tersebut.

Pada 11 Februari 2012, dengan pengaruh kokain Whitney Houston ditemukan meninggal di dalam bak mandi di kamar hotel Beverly Hilton. Whitney Houston meninggalkan kesuksesan sebagai penyanyi terlaris di dunia. Lebih dari 200 juta albumnya terjual selama bertahun-tahun.

2. Michael Jackson

Mendiang Michael Jackson. (Shutterstock)

Michael Jackson merupakan nama terbesar dalam dunia musik pop. Ia dijuluki sebagai King of Pop. Pada awal tahun 1980-an, dia menjadi figur yang sangat dominan dalam musik pop and musisi Afrika-Amerika pertama yang mempunyai crossover kuat di MTV. Popularitas dalam musiknya menanjak saat ditayangkan di MTV, antara lain “Beat It,” “Billie Jean,” dan “Thriller” dianggap telah mengubah video klip menjadi sebuah bentuk karya seni dan sebagai alat promosi untuk memopulerkan sebuah channel televisi.

Baca Juga:  'Virus' PPAP Jangkiti Semua Kalangan, Ini Videonya

Video-video seperti “Black or White” dan “Scream” membuat Jackson menjadi andalan utama MTV pada tahun 1990-an. Lewat penampilan panggung dan video-video klipnya, Jackson memopulerkan sejumlah teknik menari seperti robot dan moonwalk. Suara dan gaya vocal Jackson memengaruhi dan diikuti oleh banyak penyanyi hip hop, pop dan R&B.

Penghargaan-penghargaan yang telah dia raih termasuk beberapa kali Guinness World Records termasuk thriller sebagai album terlaris di dunia, 13 Grammy Awards, 13 buah single nomor 1 dalam solo kariernya dari musisi pria lainnya dalam Hot 100 dan penjualan 750 juta unit di seluruh dunia. Hidup Jackson sangat terkenal di seluruh dunia, didampingi dengan kariernya yang sangat sukses, membuatnya menjadi bagian dari kebudayaan pop selama 4 dekade. dalam beberapa tahun dia sering disebut-sebut sebagai salah satu pria paling terkenal di dunia.

Seiring dengan ketenarannya, Jackson memiliki gaya hidup yang menuai kontroversi. Gaya hidup mewah, kebiasaannya melakukan operasi plastik, penyalahgunaan obat-obatan, alkohol, dan kebiasaan berbelanja yang tidak terkendali.

Pada tahun 2003 reputasinya ternoda setelah film dokumenter Living with Michael Jackson dirilis. Film ini mengungkapkan kebiasaan Jackson tidur dengan anak-anak. Setelah di investigasi, Jackson dinyatakan sebagai pelaku kriminal. Michael Jackson diklaim menghabiskan 23 juta poundsterling atau sekitar Rp 347 miliar lebih untuk menutupi kasus pelecehan terhadap 24 anak di bawah umur, selama lebih dari 15 tahun. Harta yang dikumpulkan Jackson habis untuk kasus tersebut.

3. Britney Spears

Britney Spears. (Shutterstock)

Britney Spears memiliki bakat yang luasr biasa. Ia memulai kariernya sejak berusia 11 tahun. Artis cilik yang mampu mempertahankan eksistensinya hingga dewasa. Awalnya Spears muda menjadi bintang The New Mickey Mouse Club. Setelah itu, Spears memilih fokus pada karir solo dan merilis single pertama pada tahun 1998. Mulai saat itu, ia mulai terkenal.

Pada tahun 2004 reputasinya hancur karena pernikahan dua harinya dengan Jason Alexander. Pernikahan iru dikabarkan dibatalkan sepihak oleh ibu Spears.

Sembilan bulan setelah pernikahan pertamanya, Spears menikah lagi dengan penari latarnya, Kevin Federline pada 18 September 2004. Pernikahan itu diyakini sebagai pernikahan selebriti yang paling tak berkelas sepanjang sejarah. Para tamu wanita diminta mengenakan tracksuit berwarna pink dengan tulisan ‘Maids’ di bagian belakang dan para tamu pria mengenakan baju putih dengan tulisan ‘Pimps’. Hidangan dalam pestanya ayam goreng dan burger. Brit menari sepanjang malam di club di mana teman dan keluarga harus membayar minuman mereka sendiri.

Di tahun 2006, Britney jadi lebih dikenal karena image buruknya daripada musiknya. Bintang muda yang cemerlang ini jatuh dari satu skandal ke skandal lainnya. Di bulan Agustus 2008 dia membuat kehebohan di Jepang dengan foto bugil dalam keadaan hamil di cover majalah Harper’s Bazaar, yang akhirnya dilarang beredar di negara itu.

Baca Juga:  Status Duda Hengky Kurniawan Tak Dipersoalkan Sonya Fatmala

4. AXL Rose

AXL Rose. (imgkid.com)

Pemilik nama lengkap William Bruce Bailey dikenal sebagai pemimpin sekaligus pendiri Guns N’ Roses. Sosok AXL Rose sangat dominan dalam band tersebut.

Ia juga dikenal dengan bakat luar biasanya, yaitu bisa menguba suara sampai tiga kali pada saat bernyanyi. Suaranya tetap stabil meskipun ia berlari kesana-kemari saat manggung. Namun sayang, AXL memiliki emosi yang meledak-ledak. Sifat otoritasnya membuat angoota bandnya keluar satu persatu. Eksistensi Guns N’ Roses tak berlangsung lama, pada akhir 1990-an band ini bubar.

Pada 2004, AXL muncul dengan band baru, namun band ini belum mampu menyamai popularitas Guns N’ Roses. Kehidupan pribadinya pun ikut goyah. AXL menikah dengan Erin Everly, dan pernah pula bertunangan dengan seorang model. Namun, semua hubunganya tak berlangsung lebih dari setahun.

5. Lindsay Lohan

Lindsay Lohan. (Shutterstock)

Lindsay Lohan memulai kehidupan profesionalnya sebagai aktris berbakat dan kemudian sebagai penyanyi. Sayangnya, seperti yang terjadi dengan banyak bintang-bintang muda, Lohan tidak bisa memanfaatkan ketenarannya. Ia malah tertekan dan mengambil jalan lain, yaitu memakai narkoba bahkan ia dikenal sebagai pecandu alkohol yang mengerikan.

Karir mudanya yang begitu menjanjikan hilang dan terbuang percuma. Pihak produksi film tidak mau menerimanya lagi untuk mengambil peran. Reputasinya sangat buruk.

Waktunya banyak dihabiskan di panti rehabilitasi. Pada 2007 ia menjalani rehabilitasi selama 250 hari dan menghadapi 20 kasus pengadilan.

6. Kurt Cobain

Kurt Cobain.(biography.com)

Ia seorang penyanyi, gitaris sekaligus pencipta lagu band Nirvana. Lagu Cobain yang paling terkenal adalah Smells Like Teen Spirit. Kepiawaiannya menciptakan lagu membuatnya dikenal dunia. Dia sukses membangun popularitasnya.

Pada 1 Maret 1994, setelah konser di München, Jerman, Cobain didiagnosa dengan bronkitis dan laringitis yang parah. Ia diterbangkan ke Roma hari berikutnya untuk menjalani pengobatan, dan istrinya bergabung pada 3 Maret.

Pagi berikutnya, Love bangun dan menemukan Cobain sudah overdosis dengan paduan dari sampanye dan rohypnol. Ia dilarikan ke rumah sakit dan setelah lima hari di sana diperbolehkan pulang. Karena masalah drugs ini, Cobain dimasukkan ke panti rehabilitasi pada tanggal 30 Maret. Pada malam 1 April, Cobain keluar untuk merokok dan kemudian kabur dari panti tersebut dengan memanjat pagar. Ia kemudian pergi ke Seattle dan menghilang.

Pada tanggal 3 April, Love menghubungi seorang penyidik swasta bernama Tom Grant, dan menyewanya untuk menemukan Cobain. Pada tanggal 8 April 1994, jenazah Cobain ditemukan di sebuah ruangan di atas garasi rumahnya di Lake Washington oleh pegawai Veca Electric bernama Gary Smith. Otopsi kemudian memperkirakan Cobain tewas pada 5 April 1994.

 

loading...