JEDDAH, HARIANACEH.co.id — Usai melaksanakan ibadah haji, para jemaah dari berbagai belahan dunia sibuk berbelanja. Mereka diperkirakan menghabiskan fulus 2,2 miliar riyal (Rp 716 miliar) untuk membeli hadiah dan souvenir selama musim haji. Hal tersebut disampaikan oleh Kamar Dagang dan Industri Arab Saudi (JCCI).

[-“9ptSLOLCjcHgY6Ty1my3yt2admt9wQLM”]”Setiap jemaah membelanjakan uangnya antara 1.300 riyal (Rp 4 juta) hingga 1.600 riyal (Rp 5 juta) selama mereka berada di Arab Saudi,” kata Ibrahim Batterjee, Ketua Komite Industrial JCCI, sebagaimana dikutip media setempat, Jumat, 10/10/2014.

Dia mengatakan meningkatnya harga berbagai komoditi dan menurunnya nilai mata uang di sejumlah negara Arab dan negara-negara muslim merupakan faktor pertimbangan jemaah haji untuk berbelanja.

Baca Juga:  Hillary Clinton: "Perekrut Terbaik ISIS Adalah Donald Trump"

Menurut survei JCCI, jemaah haji pada umumnya membanjiri toko untuk membeli tasbih, sajadah, baju gamis, dan perhiasan sebagai hadiah saudara dan sahabat.

Batterjee mengatakan ada penurunan nilai transaksi belanja pada tahun ini. Sebagian besar disebabkan oleh menurunnya jumlah jemaah karena proyek perluasan yang saat ini sedang berlangsung. Pada tahun ini lebih dari dua juta orang melakukan ibadah haji.

Para pemilik toko, sebagaimana dikutip media lokal, mengatakan jemaah haji lebih suka membeli berbagai hadiah dan souvenir di Mekah dan Madinah, meskipun ada juga sebagian yang membeli di Mina. Mereka membeli emas di Mekah dan Jeddah sebab di kedua kota ini banyak toko memiliki reputasi baik. “Pembelian emas untuk hadiah meningkat 10 hingga 15 persen,” kata pemilik toko.

Baca Juga:  Ini Dia Pegganti Sekjen PBB Ban Kimoon

 

loading...