CAMBRIDGE, HARIANACEH.co.id — Para mahasiswa di Universitas Harvard menempatkan Amerika Serikat sebagai ancaman yang lebih besar bagi perdamaian dunia, dibanding kelompok pejuang Daulah Islamiyah (IS/ISIS). Mereka menyatakan bahwa tindakan AS di Timur Tengah merupakan faktor utama yang menyebabkan tumbuhnya kelompok tersebut.

[-“aKv1V1uu78j72UCc7a9w6pCWJxe7SYmx”]“Imperialisme Amerika dan perlindungan kami terhadap kepentingan minyak di Timur Tengah yang menyebabkan ketidakstabilan wilayah tersebut, dan memungkinkan kelompok-kelompok seperti ISIS untuk mendapatkan kekuasaan,” kata salah satu mahasiswa Harvard, sebagaimana dilaporkan Reformasi Kampus Harvard.

Tanggapan para mahasiswa tersebut muncul setelah diajukan sebuah pertanyaan kepada para mahasiswa yang belajar di perguruan tinggi kenamaan di Amerika, yang tergabung dalam Ivy League. Pertanyaan yang diajukan, siapakah ancaman yang lebih besar bagi perdamaian dunia, Amerika Serikat atau ISIS.

Baca Juga:  Donald Trump: Jepang Harus Mampu Jaga Diri Sendiri Tanpa AS

Kabanyakan mahasiswa mengatakan mereka yakin bahwa Amerika adalah ancaman terbesar bagi perdamaian dunia, bukan ISIS. Para mahasiswa tersebut diwawancarai oleh Reformasi Campus pada hari Sabtu, dan videonya diunggah pada hari Selasa (07/09).
Sebagian besar dari mereka menjawab bahwa ISIS tidak akan eksis, jika tidak ada tindakan dari Amerika Serikat di masa lalu, terutama di Timur Tengah.

“Sebagai peradaban Barat kita patut disalahkan atas banyaknya masalah yang kita hadapi saat ini,” kata salah seorang mahasiswa. “Saya tidak berpikir ada orang yang berpendapat bahwa kita bukan menciptakan masalah ISIS ini, tapi diri kita sendiri yang menciptakan,” ungkap yang lain.

 

loading...