PYONGYANG, HARIANACEH.co.id — Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un melewatkan satu perayaan hari ulang tahun politik penting. Ini semakin menimbulkan spekulasi atas ketidakhadirannya dari pandangan publik sejak beberapa waktu lalu.

[-“8P8S9Tl93N5hKMdsFUxH42hCBZwCYhEF”]Kim Jong-un sudah hampir sebulan tidak terlihat,dan menjadi jeda ketidakhadirannya di ruang publik yang terpanjang sejak ia berkuasa pada 2011.

Pada hari ini namanya tidak tercantum dalam daftar sejumlah orang yang mengunjungi pemakaman untuk menandai ulang tahun partai yang berkuasa. Ketidakhadiran Kim itu merupakan yang pertama kalinya dalam tiga tahun sejak ia berkuasa.

Media televisi setempat mengatakan, Kim tengah berada dalam “kondisi fisik yang tidak nyaman” dan terlihat pincang.

Baca Juga:  Saat Otaknya Dibedah Dokter, Gadis Cantik Ini Terbangun dari Bius

Namun, tetangganya, Korea Selatan mengatakan tetap yakin Kim masih mengendalikan negara komunis itu. “Tampaknya Kim Jong-un masih menjalankan peraturan negara dalam kegiatan normal. Sehubungan dengan kondisi kesehatannya, pemerintah kami tidak memiliki informasi apapun untuk memastikan semua ini,” kata juru bicara Kementerian Unifikasi Lim Byeong-cheol seperti dikutip BBC dari kantor berita Yonhap, Jumat, 10/10/2014.

Pada hari ini para pejabat Korea Utara berziarah ke Istana Kumsusan, tempat di mana para pemimpin Korut seperti Kim Il-sung dan Kim Jong-il dimakamkan, untuk menandai ulang tahun ke-69 Partai Buruh.

Kim Jong-un adalah pemimpin muda yang mewarisi kekuasaan setelah ayahnya Kim Jong-il meninggal pada 2011, tidak lagi terlihat di depan publik sejak 3 September lalu. Ketidakhadirannya itu telah menimbulkan spekulasi mulai dari alasan kesehatan hingga adanya kudeta kekuasaan. Namun, belum ada satupun spekulasi yang dapat dikonfirmasi.

Baca Juga:  Perang Propaganda Rusia-Ukraina Terpicu Karena Maria Zarring

 

loading...