JAKARTA, HARIANACEH.co.id — Bali Democracy Forum (BDF) ke-7 mulai berlangsung Jumat, 10 Oktober 2014 di Bali International Convention Center, Nusa Dua. Sejumlah organisasi yang diundang di acara tersebut menolak hadir. Salah satunya adalah Aliansi Jurnalis Independen (AJI).

[-“VgmxDoHliOJtprxcwoKKhm1iXaSoWBAs”]Ketua AJI Eko Maryadi menyatakan ketidakhadiran ini sebagai solidaritas yang menyerupai sikap politik Partai Demokrat. Mempertimbangkan ketidaktegasan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam menyikapi kisruh Undang-undang Pemilihan Kepala Daerah, AJI Denpasar yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil menolak hadir. “Karena AJI Denpasar menolak, otomatis AJI Indonesia juga harus satu kata,” kata Eko, Jumat, 10/10/2014.

Baca Juga:  Kacamata Gerhana Diincar Para Warga dari Pukul 3 Dini Hari

Ia menjelaskan AJI mendapat undangan sebagai salah satu forum media bersama organisasi lain. Namun, mempertimbangkan acara BDF yang mengusung demokrasi, AJI tidak melihat ada alasan kuat untuk hadir. “BDF ini sekedarmake-up dari SBY saja. Pencitraan apa lagi yang mau dia perlihatkan?” ujar Eko.

 

loading...