HARIANACEH.co.id — Chrysler Group, Kamis (16/10/2014) mengumumkan akan menarik kembali lebih dari 900.000 unit mobil-mobilnya di seluruh dunia, karena ditemukan cacat pada sistem yang bisa menyebabkan kebakaran.

[-“e97JeQemWcQfOn1j1qCVKUHn3r9ZKasQ”]Rencananya Chrysler akan menggelar “recall” dalam dua tahap. Di tahap pertama produsen mobil asal Amerika Serikat itu akan menarik sekitar 470.000 mobil bermesin 3,6 liter yang diproduksi dari 2011 sampai 2014.

Penarikan itu dipicu penemuan masalah pada alternator 160 amp yang bisa memantik api dan menyebabkan kebakaran pada kendaraan.

Mobil-mobil yang akan ditarik kembali dalam recall tahap pertama antara lain sedan Chrysler 300, Dodge Challenger, Dodge Durango, dan Jeep Grand Cherokee SUV.

Baca Juga:  Peluncuran Alfa Romeo Giulia Ditunda Karena Gagal di Uji Tabrak

Menurut perkiraan Chrysler sekitar 434.581 mobil yang di-recall berada di AS, 16.080 di Kanada, 2.335 di Meksiko, dan 17.000 di luar kawasan Amerika Utara.

Pada tahap dua, Chrysler menarik sekitar 437.000 unit Jeep Wrangler yang diproduksi sekitar 2011 sampai 2013. Masalah pada mobil itu terletak pada konektor power miror yang jika terkenal air bisa menyebabkan korseleting listrik dan berujung pada kebakaran.

Diperkirakan, beber Chrysler, sebanyak 313.236 unit Jeep Wrangler yang ditarik berada di AS, 39.627 unit di Kanada, 5.685 unit di Meksiko, dan 76.369 unit lainnya di luar kawasan Amerika Utara.

Chrysler berencana memberitahukan penarikan kembali itu kepada para pemilik mobil mulai 28 November mendatang.

Baca Juga:  Gara-gara Kaca, Mobil Ini Tidak Bisa Dijual di Indonesia

 

loading...