HARIANACEH.co.id — Sejumlah militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dikabarkan mulai berlatih menerbangkan pesawat tempur. Informasi mengejutkan itu datang dari Badan Pemantau Hak Asasi Manusia di Suriah.

[-“Ltdc4vS52McsNby7rSOa2shLlZ5aonc3”]Tentu saja, ini merupakan kabar yang kurang baik bagi pasukan koalisi yang hingga kini belum berhasil melumpuhkan ISIS di kawasan Irak dan Suriah. Apalagi, mereka yang melatih para militan adalah para mantan pilot Irak yang membelot dan memilih bergabung dengan ISIS.

“Mereka punya pelatih, perwira Irak yang merupakan mantan pilot di era rezim pemerintahan Saddam Hussein,” kata Rami.

Untuk berlatih, mereka menggunakan tiga pesawat tempur rampasan. Tidak disebutkan dari angkatan udara mana mereka mendapatkan ketiga pesawat tersebut.

Baca Juga:  Enam Pejuang Kurdi Tewas Akibat Serangan Artileri Turki

Menurut Rami Abdulrahman, militan ISIS sudah mulai menerbangkan pesawat mereka dari pangkalan udara militer di Provinsi Aleppo, Suriah. Mereka merebut dari pangkalan tersebut dari militer Suriah.

“Orang-orang melihat beberapa pesawat, mereka lepas landas beberapa kali dari bandara dan terbang bolak-balik,” sambung Rami.

Belum dapat dipastikan apakah pesawat-pesawat tersebut dilengkapi dengan persenjataan. Tidak diketahui pula apakah mereka bisa terbang jarak jauh dengan pesawat-pesawat tersebut.

Menurut saksi mata, pesawat yang diterbangkan adalah jenis MIG21 atau MIG23 yang direbut dari militer Suriah.

 

loading...