HARIANACEH.co.id — Anda perempuan di Jakarta, layak meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya hasil survei Thomson Reuters Foundation terkait  keselamatan perempuan pada sistem transportasi umum di kota-kota besar di dunia yang dirilis baru-baru ini, menempatkan Jakarta di tempat kelima kota paling tak ramah untuk perempuan.

[-“89jN56AhqHUMSWaleIvJsQHY1knidELq”]Sedangkan kota paling tak aman adalah Bogota, Kolombia, diikuti Mexico City dan ibukota Peru, Lima.  Dalam laporan itu disebutkan enam dari 10 wanita di kota-kota Amerika Latin mengaku telah dilecehkan secara fisik saat menggunakan sistem transportasi.  Di ujung lain dalam spektrum ini, adalah New York dinilai sebagai yang terbaik dari 16 kota yang diteliti diikuti oleh Tokyo, Beijing dan London.

Baca Juga:  Ini Pengakuan Wanita Setelah Menelan Sperma Pasangannya

Jajak pendapat ini dilakukan di 15 ibukota terbesar di dunia, serta New York, kota terpadat di Amerika Serikat. Dalam surevi ini Thomson Reuters Foundation bekerja sama dengan perusahaan Inggris polling YouGov. Secara keseluruhan survei melibatkan 6.555 perempuan dari ke-16 kota itu. Hasil didasarkan pada jawaban responden dalam hak-hak perempuan, kesetaraan gender, perencanaan kota dan ruang kota ramah gender di masing-masing kota.

The Thomson Reuters Foundation mengatakan survei tidak dapat dilakukan di lima ibukota besar lainnya, yaitu Kairo (Mesir), Dhaka (Bangladesh), Kinshasa (Republik Demokratik Kongo), Tehran (Iran) dan Baghdad (Irak). Selain karena konflik, Thomson juga menyebut ketidakmampuan perusahaan polling YouGov untuk menjamin diperlukan sampel online perempuan.

Baca Juga:  Inilah Beberapa Kesalahan Traveler Pemula

Berikut adalah hasil, dari peringkat dari terburuk untuk terbaik:

  1. Bogota, Kolombia
  2. Mexico City
  3. Lima, Peru
  4. New Delhi
  5. Jakarta, Indonesia
  6. Buenos Aires
  7. Kuala Lumpur, Malaysia
  8. Bangkok
  9. Moskow
  10. Manila, Filipina
  11. Paris
  12. Seoul
  13. London
  14. Beijing
  15. Tokyo
  16. New York

 

loading...