SAN FRANSISCO, HARIANACEH.co.id — Twitter memperkenalkan pengaturan filter foto untuk aplikasi yang diakses lewat platform iOS dan Android. Terdapat sembilan pilihan filter yang ditampilkan dalam bentuk kotak kecil di sisi bawah layar.

[-“NzCHS4UIt85wk6Sx8DOVhuOSHwgwyUAS”]“Tampilan tersebut membuatnya serupa dengan filter yang ada di aplikasi foto Instagram,” tulis situs Tech Crunch, Rabu, 3 Desember 2014.

Pilihan yang tersedia antara lain terdiri dari Radiant, Positive, Warm, Breeze, Glow, Golden, Fame, dan Stark. Dengan mengetuk (tap) dua kali pada layar, akan muncul pilihan untuk mengurangi atau menambahkan intensitas filter.

Filter anyar Twitter ini ternyata menuai kritikan karena tidak menyajikan hal baru. Selain itu, hasil foto yang disunting menggunakan filter pun serupa dengan di Instagram. “Meniru tidak sepenuhnya buruk, namun ini sangat tidak menginspirasi,” ujar penulis artikel Tech Crunch, John Costine.

Baca Juga:  Era Layar Sentuh, Bagaimana Dengan "Mouse"?

Sebenarnya, Twitter sudah memperkenalkan filter foto pada 2012, namun kalah populer dibandingkan yang ada di Instagram. Ini sama seperti yang dialami Facebook, saat memperkenalkan hashtag yang kemudian penggunaannya lebih populer di Twitter.

Pengaturan foto rupanya tengah menjadi strategi jitu bagi media sosial untuk menarik pengguna. Lewat filter ini, Twitter berharap setidaknya dapat mempertahankan pengguna, khususnya yang berprofesi sebagai fotografer.

Lembaga riset GlobalWebIndex melaporkan, pertumbuhan pengguna Instagram mencapai 36 persen di kuartal ketiga 2014. Sedangkan pengguna aktifnya tumbuh 64 persen. Sementara itu, pengguna Twitter mengalami pertumbuhan 18 persen. Pertumbuhan pengguna aktifnya 26 persen.

Aplikasi sosial yang mengalami pertumbuhan pengguna tertinggi adalah Pinterest, yakni 57 persen. Adapun pertumbuhan pengguna aktif tertinggi diraih Tumblr, yaitu 120 persen. Riset ini dilakukan terhadap 170 ribu responden di 32 negara di Asia-Pasifik.

Baca Juga:  GTA V Menambahkan Fitur Online Heist

 

loading...