DEPOK, HARIANACEH.co.id — Kawanan perampok bersenjata api beraksi di rumah warga negara Australia, Mustofa, 50 tahun, di Jalan Abdul Wahab, Sawangan, Depok, pada Rabu malam, 3 November 2014. Pelaku menyamar sebagai tamu. Ketika dibukakan pintu, perampok langsung menyekap istri Mustofa, Khodijah, dan anaknya, Adam, 20 tahun.

[-“gvC1yXGt7yxABiXbPLdSxAUtC0Cy6JEp”]”Kasusnya masih ditangani oleh Polsek Sawangan,” kata Kepala Subbagian Humas Kepolisian Resor Kota Depok Ajun Komisaris Subandi, Kamis, 4 November 2014.

Kejadian itu diketahui setelah kedua korban berteriak minta tolong ketika kawanan itu meninggalkan rumah. Warga kemudian menemukan keduanya dalam keadaan terikat di kamar utama. “Pelaku berjumlah empat orang, satu orang memegang senjata api,” kata Ketua RT 2 RW 4, Hamidin.

Baca Juga:  Forum Kerukunan Nelayan Muara Angke Berterima Kasih Kepada KPK

Menurut dia, para pelaku berhasil menggasak TV LCD, dua unit telepon genggam, notebook, sejumlah perhiasan, dan uang tunai Rp 50 ribu. “Diperkirakan untuk total kerugian bernilai puluhan juta rupiah,” katanya.

Dari keterangan korban, pelaku berbadan tegap tinggi dan mengenakan kaus tanpa memakai penutup kepala. Mereka menggunakan mobil Toyota Avanza putih. Saat kejadian, kata Hadimin, Mustofa sedang tidak di rumah. “Di luar negeri,” katanya.

Meski begitu, rumah berlantai dua itu selalu ditempati oleh ibu dan ketiga anaknya. Hamidin mengaku kawasan itu memang rawan pencurian. Sejak November lalu, sudah empat kali terjadi pencurian. “Hampir setiap minggu kejadian pencurian.”

Subandi menambahkan, modus pelaku sebagai tamu sangat membahayakan. Karena itu, dia mengimbau kepada warga untuk lebih berhati-hati menjaga rumahnya. “Jangan mudah percaya jika ada tamu asing. Jika mencurigakan, segera lapor ketua RT atau polisi,” katanya.

Baca Juga:  17 Pilot Diperiksa untuk Cegah Penggunaan Narkoba

 

loading...