HARIANACEH.co.id — Kelompok mahasiswa Program Studi Teknik Boga Diploma Tiga Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) memanfaatkan tajin untuk meningkatkan berat badan balita.

“Tajin merupakan air yang berasal dari rebusan beras pada saat menanak nasi. Air itu mempunyai kandungan karbohidrat yang cukup tinggi sehingga mampu menaikkan angka berat badan balita,” kata ketua kelompok, Wenny Rachmawati di Yogyakarta, belum lama ini.

Tajin yang dibuat menjadi “susu” itu, lanjut dia, merupakan alternatif yang dapat dilakukan untuk meningkatkan berat badan dan gizi balita menjadi seimbang.

“Susu tajin itu diberikan kepada balita yang mempunyai berat badan kurang dari normal. Asupan susu tajin cukup mudah, murah, dan terjangkau,” kata Wenny.

Baca Juga:  Tidur Lebih Dari 8 Jam, Berikut Enam Efek Bahayanya

Ia mengatakan pembuatan “susu” tajin cukup sederhana, bahan yang diperlukan adalah beras, air, gula pasir, gula jawa, garam, dan kompor untuk memasak. Air tajin didapat dari cairan putih saat memasak nasi.

“Cairan tersebut dituang ke dalam gelas kemudian ditambahkan sedikit garam dan gula jawa atau gula pasir agar berasa manis dan balita menyukainya,” jelas Wenny.

Air tajin, tambah dia, juga mengandung protein, lemak, karbohidrat, dan glukosa yang mempermudah penyerapan elektrolit sehingga sangat baik untuk mengatasi dehidrasi yang diakibatkan diare.

Selain itu, air tajin juga mengandung poliglukosa yang dapat memadatkan feses sehingga cairan yang keluar bisa diminimalisasi.

 

loading...