HARIANACEH.co.id — Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Madya TNI FH Bambang Soelistyo mengatakan di hari kedelapan, Minggu (4/1/2015), tim pencari kembali menemukan satu obyek di perairan Selat Karimata, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, yang diduga bagian dari pesawat AirAsia QZ8501. Selain itu, tim juga menemukan satu jenazah lagi.

“Kita dapat tambahan penemuan obyek. Lokasinya masih berdekatan antara obyek kemarin dengan yang hari ini ditemukan,” kata Soelistyo di kantor Basarnas, Jakarta, Minggu (4/1/2015).

Soelistyo menambahkan tim penyelam menemukan obyek tersebut sekitar pukul 03.00 WIB. Obyek memiliki dimensi 9,8 x 1,1 x 0,4 meter.

Baca Juga:  Jangan Gagal Paham, Rasionalisasi PNS Masih Dalam Pengkajian

Sedangkan jenazah yang baru ditemukan, kata Soelistyo, saat ini, sudah berada di kapal RSS Resistence milik Singapura dan akan segera dipindahkan dengan menggunakan helikopter ke Pangkalan Bun.

“Jenazah akan dievakuasi oleh helikopter ke Pangkalan Bun setelah cuaca memungkinkan,” katanya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Minggu (28/12/2014) pagi, pesawat AirAsia mengalami lost contact. Pesawat jenis Airbus A320 dengan rute Surabaya- Singapura mengalami lost contact pada pukul 06.17 WIB di sekitar Pulau Belitung pada titik koordinat 03°22’15”S – 109°41’28.” Pesawat dengan nomor penerbangan QZ 8501 bertolak dari Surabaya sekitar pukul 05.35 WIB dan seharusnya tiba di Bandara Changi Singapura pukul 08.30 waktu setempat.

Jumlah orang yang berada di dalam pesawat tersebut sebanyak 162 orang yang terdiri dari 138 dewasa, 16 anak-anak, satu bayi, dan tujuh awak pesawat.

Baca Juga:  Pergantian Ketua DPR RI adalah Arena Baru 'Pertarungan' Partai Golkar

 

loading...