HARIANACEH.co.id — Kepala Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PPLP) Surabaya Wismantono mengatakan pihaknya mendapatkan informasi kursi penumpang yang ditemukan KD Kasturi dari Malaysia bersamaan dengan tiga jenazah pada pencarian AirAsia hari kesembilan.

“Kami tidak tahu apakah saat ditemukan jenazah masih menempel pada kursi atau tidak. Namun, informasi penemuan jenazah dan kursi kami terima bersamaan,” kata Wismantono di Pelabuhan Panglima Utar Kumai, Kotawaringin Barat, Selasa (6/1/2015).

Setelah mendapatkan informasi tersebut, KN Chundamani yang masih di bawah komando PPLP Surabaya kemudian melapor ke Badan SAR Nasional bahwa posisi mereka dekat dengan KD Kasturi.

Baca Juga:  Jumlah Korban Kecelakaan Pada Mudik Tahun Ini Sudah Mencapai 500 Orang

Setelah mendapat instruksi dari Basarnas, KN Chundamani kemudian menuju KD Kasturi sekitar pukul15.00 WIB pada Senin (5/1/2015). Sekitar pukil 16.30, kapal tersebut sudah berada di lokasi.

“Akhirnya pukul 17.00 kursi penumpang sudah dipindahkan ke KN Chundamani,” ujarnya.

KN Chundamani kemudian merapat ke Pelabuhan Panglima Utar Kumai pada Selasa sekitar pukul 02.00. Kursi penumpang satu set yang terdiri atas tiga bangku itu kemudian dibawa ke Pangkalan Udara Iskandar, Pangkalan Bun untuk diserahkan kepada Basarnas.

Dengan begitu, jumlah korban yang telah dievakuasi telah mencapai 37 jenazah dan telah diterbangkan ke Surabaya untuk diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) yang bermarkas di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur.

Baca Juga:  KPU Diminta Komisi II DPR Untuk tak Khawatir

Tim DVI juga telah berhasil mengidentifikasi 13 jenazah serta menyerahkan kepada keluarga korban.

loading...