HARIANACEH.co.id — Penyanyi dangdut Aida Saskia mengaku sempat pasrah jika harus bercerai dengan suaminya Mahendra Pramadiyo (Rindra) saat ia melaporkan suaminya itu ke Polres Jakarta Selatan pada 16 November 2014 lalu.

Aida saat itu mengambil langkah hukum karena sudah tak tahan dengan kekerasan fisik yang dilakukan Rindra. Pelantun Penari Janger itu pernah mengakui telah mengalami KDRT pada 13 November 2014.

Selain itu, penyanyi yang pernah mengaku telah menikah siri dengan almarhum Ustadz Zainudin MZ ini sudah berpikir gugat cerai Rindra di pengadilan agama karena beberapa alasan.

“Sempat berpikiran seperti itu (gugat cerai). Karena aku berpikir aku bukan yang terbaik bagi Rindra. Pesimis lah karena mohon maaf, virginitas aku sudah tak bisa berikan kepada Rindra. Untuk rahim sendiri juga bermasalah, aku kemungkinan gak bisa memberikan keturunan buat Rindra,” ungkap Aida

Baca Juga:  Belum Ada Nama Yang Disiapkan Untuk Cucu Pertama Jokowi

Karena itu, Aida menjadi minder sendiri. Ketika suami sudah bersikap kasar, ia  seperti terlecut untuk lebih yakin menceraikan Rindra.

“Semakin memicu rasa minder aku, ya lebih baik udahan aja deh. Rindra bisa mendapatkan perempuan yang lebih baik daripada aku, jadi lebih baik udahan aja,” kenang dia.

Pasangan ini akhirnya bisa menyatu kembali setelah peristiwa Aida sakit parah. Rindra lah yang merawat Aida selama sakit, dan perlahan cinta mereka bersemi kembali. Sebelum Aida sakit, mereka sempat berdamai secara tertulis yang disaksikan media pada 27 November 2014.

Penyanyi berusia 29 tahun itu juga telah divonis sulit hamil oleh dokter karena satu rahimnya sudah dipotong akibat pendarahan saat terjangkit kista. Satu rahim lagi, kata Aida, sudah mampat. Menurut dokter, jalan satu-satunya jika ingin memiliki anak harus menempuh program bayi tabung.

Baca Juga:  Korban Tidak Pede Melapor Polisi Terkait Dugaan Ditiduri “Hanung”

Meski demikian, Rindra akan tetap menerima Aida apa adanya. “Aku bilang, aku selama ini pernah nuntut gak? Mungkin Allah sudah memberikan kita bisa sedekat ini kita dikasih kesempatan untuk sama-sama mendapatkan rezeki. Mungkin positifnya kalau kita dikasih momongan, waktu kita akan tersita dan kita gak akan sedekat ini,” kata Rindra. “Gak ada yang tak mungkin, penyakit apa pun itu pasti ada jalan keluarnya,” lanjut dia.

Sekedar mengingatkan lagi, Aida dan Rindra menikah pada Rabu, 5 Februari 2014 di Gadog, Mega Mendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Aida saat itu mendapat mas kawin cincin berlian seberat 11,7 gram serta uang perak senilai Rp522.014. Mas kawin dirangkai menyerupai headphone, sama seperti gambar tato di punggung Aida.

loading...