HARIANACEH.co.id —┬áPemakaman Raja Abdullah bin Abdulaziz Al Saud beberapa pekan yang lalu memang menjadi sorotan publik, tak terkecuali di Indonesia. Pemakaman orang nomor satu di Arab Saudi ini dilakukan secara sederhana seperti pemakaman orang-orang seperti biasanya.

Tidak ada sesuatu yang istimewa dari pemakaman Raja Abdullah, bahkan makam Raja ke-6 Saudi ini juga tidak ditemui nisan bertanda. Sesuai dengan tradisi umat Islam, orang yang sudah meninggal akan sesegera mungkin untuk dimandikan, dikafani, lalu dishalatkan sebelum dikuburkan.

Begitu juga dengan Raja Abdullah, selepas kepergiannya para kerabat dan keluarga Raja Abdullah dengan segera memandikan, mengkafani, dishalatkan dan kemudian dibawa ke peristirahatannya yang terakhir.

Baca Juga:  Ini Pandangan Islam Tentang Mandi dalam Keadaan Telanjang

Sungguh pemakaman yang sangat sederhana bagi seorang Raja, pemimpin negara sekaligus orang terkaya di Saudi. Namun, hal ini memang bukanlah hal yang aneh mengingat dalam hukum Islam juga di ajarkan demikian.

Melihat kesederhanaan dari pemakaman Raja Abdullah ini membuat 500 pekerja asal Tiongkok menjadi tersentuh dan memutuskan untuk menjadi mualaf.

Salah satu harian Arab Saudi mengunggah sebuah video ke situs YouTube yang menunjukkan 500 warga Tiongkok tersebut ketika mengucapkan dua kalimat syahadat.

“Mereka semua menjadi Muslim setelah melantunkan melalui pengeras suara ‘Tidak ada Tuhan selain Allah, Muhammad adalah utusan Allah’. Demikian isi dalam video singkat seperti yang dilapotkan oleh OnIslam.net.

Video itu menunjukkan para pekerja asal China berkumpul dekat kantor perusahaan mereka di kota Jubail bagian timur dan membaca Syahadat, atau deklarasi iman.

Baca Juga:  Idul Adha Hari Spesial Bagi Kaum Dhuafa

Mereka juga menerima penjelasan dari otoritas keagamaan Saudi tentang bagaimana untuk memeluk agama baru mereka tersebut.

Raja Abdullah meninggal Jumat lalu dan digantikan oleh saudaranya Pangeran Salman.

Jenazah raja dibawa dengan ambulans menuju ke masjid untuk dishalatkan sebelum dimakamkan di sebuah pemakaman umum di Riyadh. Makam raja yang dulunya memiliki kekayaan besar itu sesuai dengan hukum Islam, dimana di atas pusaranya hanya dipasang sebuah tanda batu tanpa nama.

Berikut videonya:

loading...