BANDUNG, HARIANACEH.co.id¬†—¬†Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat akan membentuk tim khusus yang bertugas untuk mengawasi pembangunan arena Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX yang akan dilaksanakan pada September 2015. Tim tersebut nantinya akan bekerja mengawasi pelaksanaan PON.

“Kami akan membuat panitia khusus yang mengevaluasi pelaksanaan venue-venue tersebut supaya tidak ada yang terbengkalai,” kata Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, di Gedung Sate, Bandung.

Ia mengatakan, supaya tidak ada keterlambatan maka semua proyek pembangunan venue PON XIX harus diselesaikan pada tahun 2015 ini.

“Terutama venue yang dibangun oleh kabupaten/kota, instansi vertikal atau kampus bahkan lembaga swasta,”sambungnya.

Baca Juga:  Dwi Priyatno: Jakarta Kondusif, Selama Operasi Ketupat

Oleh karena itu, kata Heryawan, setiap pekannya pihaknya melakukan rapat kerja dengan pihak terkait untuk membahas pelaksanaan PON XIX.

“Ini menyangkut orang lain, sementara hajatnya provinsi. Kami khawatir rasa kepemilikiannya terhadap venue tidak sekuat provinsi, harus ada evaluasi yang lebih kuat,” katanya.

Menurut dia, untuk tahun 2015 ini Pemprov Jabar mengalokasikan anggaran untuk pembangunan dan perbaikan venue PON XIX sebesar Rp1,3 triliun.

“Venue ada di 14 kabupaten/kota, kebanyakan cabor di Bandung Raya, tapi kita ingin di kabupaten lain juga ada, seperti di Kabupaten Pangandaran ada untuk berkuda. Kemudian sepak bola di Bekasi, di Bogor,” kata dia.

Pihaknya ingin ke depannya infrastruktur olahraga yang ada dimiliki oleh Provinsi Jawa Barat seperti di Pemprov Sumateri Selatan yakni Jakabaring Sport City.

Baca Juga:  10 Ribu Turis Banjiri Monas, Libur Tahun Baru

“Di Jabar belum ada kawasan olahraga yang besar, kecuali Jakabaring di Sumsel. Di sana 350 hektare untuk kawasan olahraga, ngumpul di situ semuanya. Hotel, venue dan kawasannya sangat luas,”urainya.

loading...