HARIANACEH.co.id¬†—¬†Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan memperketat peredaran barang dan pakaian bekas di dalam negeri. Salah satunya dengan mengeluarkan aturan mengenai perdagangan barang dan pakaian bekas antardaerah.

“Yang akan kita atur adalah perdagangan barang bekas antardaerah,” ucap Menteri Perdagangan, Rachmat Gobel, saat ditemui usai konferensi pers ekspor-impor, di kantornya, Jalan MI Ridwan Rais Nomor 5, Jakarta Pusat, Selasa (3/2/2015).

Di tempat yang sama, Dirjen Perdagangan Dalam Negeri (PDN) Kemendag, Srie Agustina, mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah menggodok aturan ini. Setelah selesai, sebut dia, aturan ini nantinya akan langsung disosialisasikan kepada masyarakat agar berhati-hati terhadap penggunaan barang dan pakaian bekas.

Baca Juga:  Karyawan di Perusahaan Ini Diberi Dana Rp240 Juta Untuk Tunda Kehamilan

“Itu kan perintah pak Menteri (Perdagangan). Kalau sudah siap, saya akan lapor,” ungkap Srie.

Seperti diketahui, saat ini Kemendag tengah gencar memerangi peredaran barang dan pakaian bekas di pasaran, utamanya barang dan pakaian bekas yang berasal dari luar negeri. Sebab, selain masuk secara ilegal, barang dan pakaian bekas tersebut dinilai akan mematikan industri garmen dalam negeri jika terus dibiarkan.

loading...