BANDARLAMPUNG, HARIANACEH.co.id — Banjir menggenangi sejumlah daerah di Bandarlampung, Lampung. Sebut saja banjir yang merendam ratusan rumah di Jalan M Salim, Kelurahan Waylunik, Panjang. Keadaan ini membuat gerah Wali Kota Bandarlampung, Herman HN.

Dia meyakini penebangan pohon secara liar, penyebab banjir yang selalu menghampiri ibu kota Provinsi Lampung itu. Walau ada juga masalah buruknya drainase.

Oleh karena itu, Herman akan mendenda para penebang pohon, terutama pembalak liar, dengan jumlah fantastis.

“Akan kita denda Rp100 juta jika kedapatan ada yang menebang pohon secara liar,” ujar Herman kepada wartawan, di Bandarlampung, Selasa (3/2/2015).

Baca Juga:  Gatot Abdullah Mansyur: Dua WNI yang Tewas di Hongkong Bukan TKI

Menurut dia, beberapa wilayah resapan di sekitar Kemiling, Panjang, dan beberapa wilayah lain sudah tidak berfungsi maksimal.

“Kita berharap dengan adanya aturan untuk tidak melakukan penebangan pohon dapat dilaksanakan dengan baik. Agar, banjir yang disebabkan oleh ketidakmampuan alam menahan resapan air tidak terjadi lagi,” kata dia.

Pada sisi lain, Herman juga prihatin dengan kesadaran masyarakat membuang sampah pada tempatnya. Masih banyak warga Bandarlampung yang membuang sampah di selokan.

loading...