HARIANACEH.co.id — Tiga pelajar Sekolah Menengah Kejuruan yang membegal sepeda motor mengaku punya ilmu sihir, sehingga aksinya sulit diketahui. Ketiganya juga otak tawuran antarpelajar di wilayah Kota Depok.

Ilmu hitam membuat mereka makin percaya diri dalam menjalankan aksi kejahatan. Tiga tersangka S, 18; DF, 18; dan IS, 17 yang kini ditahan di Polsek Sukmajaya, mengaku telah empat kali berturut-turut membegal.

Terakhir, pelaku beraksi di Jalan Boulevard Grand Depok City, Kelurahan Tirtayasa, Sukmajaya. Mereka membegal motor pasangan kekasih yang sedang nongkrong Minggu 1 Februari pukul 03.00 WIB.

Kapolsek Sukmajaya Komisaris Agus Widodo mengatakan sebelum mencuri, pelaku mengamati kondisi sekitar dan sasaran korban dari jauh. Kemudian, berpura-pura melintas di depan korban hingga lebih dari dua kali.

Baca Juga:  Ketua FPI DIY Ditetapkan Polisi Sebagai Tersangka Kasus Penipuan

Tujuannya, untuk memastikan situasi sekitarnya tidak ada orang lain. Setelah dirasa cukup aman, pelaku langsung beraksi. Seorang bertugas menjaga situasi, pelaku lainnya mengancam dan menodong korban. “Kemudian motor korban dirampas,” kata Agus Widodo, Selasa (3/2/2015).

Ketiganya ditangkap lantaran korban berteriak minta tolong. Polisi patroli mengejar pelaku. Tanpa banyak basa basi, pelaku pun langsung dibekuk. Dari tangan dua pelaku polisi berhasil mengamankan sepeda motor Honda CBR F 6933 JO dan sejumlah senjata tajam.

“Pelaku kemudian dibawa ke Polsek Sukmajaya untuk dimintai keterangan,” ungkapnya.

Tiga siswa kelas tiga itu mengaku pernah beraksi di kawasan Krukut, Limo pada Sabtu 31 Januari. Korbannya adalah Kartumi, 32, seorang pedagang sayur.

Baca Juga:  Tito Jadi Kapolri, Semua Fraksi DPR Setuju

Saat itu wanita yang tiap hari berbelanja ke pasar diadang oleh kawanan ini. Kartumi pasrah memberikan motor Yamaha MX B 6003 ZGB kepada pelaku karena diancam dengan golok.

loading...