HARIANACEH.co.id — Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto sudah memberikan tiga pertimbangan kepada Presiden Joko Widodo terkait polemik calon Kapolri Komisaris Jenderal Budi Gunawan yang sampai sekarang belum dilantik karena terjerat kasus hukum dan sedang ditangani KPK.

“Presiden harus memperhatikan proses politik di DPR. Kedua Presiden harus memperhatikan proses hukum yang ada di DPR RI, dan ketiga melihat pertimbangan etika sosial yang ada di masyarakat,” kata Andi di DPR, Rabu (4/2/2015).

Andi menambahkan bila Presiden nanti mengajukan nama calon Kapolri baru tetap harus minta pertimbangan Komisi Kepolisian Nasional. Hal ini, katanya, sesuai dengan pertimbangan dari UU 22/2002 tentang Kepolisian.

Baca Juga:  Menteri Marwan Apresiasi Penyerapan Dana Desa di Bogor

Sekretaris Kabinet, kata Andi, memiliki kewajiban untuk menyiapkan kerangka legal formal terhadap apapun yang nanti diputuskan Presiden. Namun, dia mengatakan Presiden harus tetap melakukan kalkulasi secara cermat.

“Dalam kesempatan ini, kami tidak punya hak mendesak Presiden, kapan pun Presiden memerlukan masukan dan data-data maka kami siap,” katanya.

Saat ini, kata Andi, Presiden belum membuat keputusan membatalkan atau tetap melantik Budi Gunawan. Presiden, katanya, baru akan bertemu Kompolnas pekan depan.

“Untuk saat ini belum ada keputusan definitif Presiden. Minggu depan beliau akan bertemu dengan Kompolnas yang bertugas memberi pertimbangan,” kata Andi.

loading...