HARIANACEH.co.id — Mathur Husairi, aktivis antikorupsi yang ditembak orang tak dikenal di Bangkalan, Jawa Timur, membaik. Ia pun sudah dipindah dari RSUD Dokter Soetomo ke Graha Amerta, Surabaya.

Aktivis yang kritis terhadap Pemkab Bangkalan sudah menjalani dua operasi. Yang pertama dilakukan di RSUD Dokter Soetomo pada 20 Januari untuk mengangkat proyektil di perut. Operasi kedua dilakukan di Graha Amerta pada 25 Januari untuk membersihkan infeksi serta bekas nanah dan darah.

Ia kini masih menjalani perawatan di ruangan di lantai tiga Graha Amerta. Keluarga pun merahasiakan keberadaan Mathur. Yang pasti ruangannya dijaga ketat tiga anggota Polres Bangkalan.

Baca Juga:  Wakil Walikota Makassar Diusir Kapolsek saat Tinjau Lokasi Ledakan

“Dua petugas kepolisian bersenjata lengkap dan satu polisi berpakaian preman. Tidak sembarang orang bisa masuk menjenguk,” kata Adik Mathur, Mada’i, di Surabaya, Rabu (5/2/2015).

Mada’i menjelaskan, alat bantu pernafasan Mathur sudah dilepas. Ia juga sudah bisa mengonsumsi susu dan bubur. Namun, Mathur masih belum lancar berkomunikasi.

loading...