HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

PSK Masih Menjamur di Jatim Meski Dolly Ditutup

6

HARIANACEH.co.id – Lokalisasi terbesar se-Asia Tenggara, Dolly, telah ditutup pertengahan 2014. Namun, penutupan ini tidak mengurangi jumlah pekerja seks komersial di Jawa Timur. Setidaknya, masih tersisa 265 PSK di Jatim yang tersebar di dua lokalisasi di Ponorogo dan Mojokerto.

Jumlah ini terungkap dalam data Biro Administrasi Kesra Jawa Timur. Sebanyak 176 PSK di antaranya ada di Ponorogo dan lainnya di Kota Mojokerto.

Kepala Biro Administrasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Jatim, Ratnadi Ismaon, mengatakan angka ini sudah jauh lebih sedikit dibanding jumlah pada tahun sebelumnya. Pada 2012, ada 7.127 WTS di 47 lokalisasi se-Jatim.

Oleh karena itu, Pemprov Jatim akan menutup kedua lokalisasi tersebut. Pemprov Jatim menargetkan penutupan lokalisasi di Ponorogo dan Mojokerto pada tahun ini.

“Untuk yang di Ponorogo Insya Allah penutupannya April 2015 ini, dan selanjutnya Mojokerto,” kata Ratnadi, Jumat (6/3/2015).

Ratnadi mengaku terus melakukan pendekatan dan koordinasi kepada Wali Kota Mojokerto dan tokoh-tokohnya terkait penutupan. “Kita akan terus melakukan komunikasi berkoordinasi kepada wali kotanya, tokoh masyarakat terkait hal ini,” katanya. Pemprov pun menganggarkan uang sebesar Rp400 miliar untuk penutupan dua lokalisasi ini.

loading...
Subscribe to our newsletter
Sign up here to get the latest news, updates and special offers delivered directly to your inbox.
You can unsubscribe at any time