EKONOMI

Investor Eropa Dibujuk Menperin untuk Investasi di Indonesia

HARIANACEH.co.id — Menteri Perindustrian (Menperin), Saleh Husin, meminta pengusaha asal Eropa untuk menanamkan modal segarnya di Indonesia. Ia meyakinkan, saat ini iklim investasi di Indonesia sudah sangat kondusif.

Terlebih, pemerintah terus berupaya untuk memperbaiki dan menyediakan penyediaan infrastruktur dan penurunan biaya logistik agar produk-produk yang dihasilkan memiliki daya saing.

“Para anggota European Association for Behaviour Analysis (EABA) berkeinginan untuk mendapatkan informasi dan berdiskusi mengenai rencana dan kebijakan pemerintah di bidang industri sehingga dapat berkontribusi dalam pembangunan Indonesia, khususnya dalam bentuk investasi,” ungkap Saleh, dalam siaran persnya, di Jakarta, Sabtu (7/3/2015).

Oleh karena itu, lanjut dia, Kemenperin terus berupaya untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif dan memberikan kepastian hukum agar dunia usaha tetap bergairah dan nyaman terhadap modal yang ditanamkan di Indonesia. Ia menegaskan, investasi dari perusahaan-perusahaan Eropa di Indonesia akan semakin banyak.

Sebagai informasi, Uni Eropa (UE) merupakan investor kedua terbesar di Indonesia. Pada 2014, nilai investasi yang ditanamkan perusahaan-perusahaan UE di Indonesia mencapai USD3,2 miliar atau lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya USD2,4 miliar.

Selain itu, selama tiga tahun (2011-2014), Indonesia menerima 12 persen dari total investasi UE ke ASEAN atau 0,4 persen dari total Foreign Direct Investment (FDI) UE ke dunia. Diestimasikan, sebanyak 1,1 juta pekerjaan diciptakan dari perusahaan-perusahaan Eropa.

Seperti diketahui, Pemerintahan Jokowi-JK telah menetapkan target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar tujuh persen dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak dua juta, pengurangan jumlah kemiskinan, serta ketimpangan pembangunan.

“Untuk mencapai target tersebut, Indonesia membutuhkan aktivitas ekonomi di berbagai bidang dan salah satu kuncinya melalui peningkatan penanaman modal domestik dan asing,” papar Saleh.

Meskipun Indonesia merupakan tempat paling menarik untuk ekspansi bisnis di antara negara ASEAN lainnya, namun hal tersebut tak membuat Indonesia berdiam diri. Saleh menyebut, Indonesia terus berbenah diri dalam memperbaiki pelayanan dan infrastruktur agar lebih meyakinkan para investor asing menanamkan modalnya di Indonesia.

“Kita akan terus konsisten menerapkan berbagai Undang Undang dan peraturan yang akan melindungi kelangsungan pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat. Selain itu, kemudahan perizinan telah dilakukan Kemenperin dalam Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang terdapat di BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) sesuai yang diamanatkan Presiden,” pungkas Saleh.

TERPOPULER

To Top