HARIANACEH.co.id — Pada Kamis lalu, Lockheed Martin mengumumkan bahwa prototipe untuk sebuah sistem senjata laser baru telah berhasil menghancurkan mesin dari truk kecil “dalam hitungan detik dari jarak sejauh 1 mil.”

Sistem senjata laser ini lalu dinamai ATHENA yang merupakan singkatan dari Advanced Test High Energy Asset.

Lockheed mengatakan, pengujian ATHENA menunjukkan betapa efektifnya ia jika digunakan untuk menghancurkan kendaraan darat. Tes tersebut juga menunjukkan “kemampuannya untuk menembak secara akurat” yang diharapkan dapat digunakan untuk “melindungi pihak militer dan bangunan-bangunan penting.”

Dengan kata lain, senjata ini dapat digunakan untuk membantu militer mengatasi terorisme.

Baca Juga:  Korban Jiwa Kembali Terjadi Akibat Game Pokemon Go

Lockheed menjelaskan, prototipe ini menggunakan sebuah teknik penggabungan laser di mana sekumpulan laser dikelompokkan menjadi satu, sehingga membentuk sinar berenergi tinggi yang akan memberikan “efisiensi dan daya rusak yang lebih baik” daripada senjata laser lain yang kini sedang dikembangkan.

Senjata ini didasarkan pada sistem senjata yang disebut ADAM (Area Defense Anti-Munitions) yang telah didemonstrasikan dengan menghancurkan roket dan perahu kecil pada bulan Mei 2014.

Angkatan Laut AS juga telah menguji senjata laser yang serupa. Pada bulan Desember lalu, senjata ini, yang disebut LaWS – Laser Weapon System – dikatakan sudah dapat digunakan dalam pertempuran nyata.

“Laser fiber optik memberi perubahan yang sangat besar pada sistem pengendalian energi,” kata Keoki Jackson, yang membantu Lockheed sebagai Kepala Bagian Teknologi.

Baca Juga:  Di Play Store Ada Aplikasi Bermuatan Malware Baru

“Semua komponen yang kami gunakan untuk sistem ini – mulai dari optik yang digunakan, kendali hingga laser itu sendiri – dipilih agar dapat memaksimalkan ukuran, berat dan efisiensi dari senjata ini. Tes yang kami adakan merupakan sebuah langkah maju untuk memberikan sistem senjata laser yang ringan yang dapat digunakan pada berbagai kendaraan militer, baik pesawat, helikopter, kapal ataupun truk.”

loading...