HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Menperin Delegasikan Izin ke BKPM untuk Muluskan Aliran Modal

5

HARIANACEH.co.id – Di Indonesia, nama-nama seperti Shell, Heineken, Campina, dan Roche sudah tidak asing lagi bagi masyarakat. Hal itu sekaligus menunjukkan produk-produk perusahaan Uni Eropa (UE) dapat diterima dengan baik sebagai buah investasi mereka di negeri ini.

Menteri Perindustrian Saleh Husin pun meminta pengusaha asal Eropa untuk terus menanamkan investasinya di Indonesia, karena iklim investasi di Indonesia sekarang ini sudah sangat kondusif.

“Pemerintah juga terus memperbaiki dan meningkatkan penyediaan infrastruktur dan penurunan biaya logistik agar produk-produk yang dihasilkan memiliki daya saing,” kata Saleh usai melakukan pertemuan dengan Delegasi Europe-ASEAN Business Alliance (EABA), di Kementerian Perindustrian, seperti dikutip dalam siaran persnya, di Jakarta, Sabtu (7/3/2015).

Dalam pertemuan dengan delegasi EABA, hadir beberapa perwakilan dari sektor industri makanan dan minuman, industri semi konduktor, serta industri terkait dengan kesehatan dan energi. Di antaranya yaitu Shell, NXP, DSM, Heineken, Friesland Campina, dan Roche Diagnostics.

Demi memuluskan aliran modal, lanjutnya, telah dilakukan pendelegasian pemberian izin bidang industri kepada Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dalam rangka pelayanan terpadu satu pintu (PTSP). Ini sesuai Perpres Nomor 97/2014 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

Saleh juga memastikan Indonesia konsisten menerapkan berbagai Undang-undang dan Peraturan yang akan melindungi kelangsungan pembangunan. Misalnya UU Nomor 4/2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, UU Nomor 29/2009 tentang perlindungan dan pengelolaan Lingkungan Hidup, dan UU No 3/2014 tentang Perindustrian.

Senada, Chairman of Board EABA Sahala Sianipar mengatakan, pelaku industri yang tergabung dalam EABA ingin mendapatkan penjelasan langsung dari Menperin soal payung hukum yang berlaku di Indonesia, terutama dalam hal berinvestasi.

“Kami sangat tertarik berinvestasi di Indonesia ke depan. Jadi tentunya sudah bukan hal yang baru lagi, karena beberapa perusahaan Eropa sudah banyak yang berinvestasi di Indonesia. Selain itu, menurut kami Indonesia mempunyai pertumbuhan yang besar dan menarik untuk lima tahun ke depan,” ungkapnya.

loading...
Subscribe to our newsletter
Sign up here to get the latest news, updates and special offers delivered directly to your inbox.
You can unsubscribe at any time